Tips Menyiasati Anggaran Bulanan yang Kacau Setelah Lebaran

Tips Menyiasati Anggaran Bulanan yang Kacau Setelah Lebaran

28/11/2019
kumparanSTYLE

Summary:

  1. Banyaknya pengeluaran di momen Lebaran, seringkali membuat anggaran bulanan terganggu.
  2. Anda harus pintar-pintar menyiasati anggaran bulanan agar tetap bisa bertahan hingga waktu terima gaji berikutnya.
  3. Seringkali, ada satu hal yang lazim dikhawatirkan oleh banyak orang setelah momen Lebaran usai.

Setelah satu bulan menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, umat muslim di seluruh dunia pun bersuka cita dalam merayakan Idul Fitri atau Lebaran. Hari kemenangan ini merupakan momen yang menyenangkan, karena Anda bisa berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga tercinta.

Namun seringkali, ada satu hal yang lazim dikhawatirkan oleh banyak orang setelah momen Lebaran usai. Banyaknya pengeluaran di momen Lebaran seringkali membuat anggaran bulanan terganggu.

Kalau sudah begini, Anda harus pintar-pintar untuk menyiasatinya agar tetap bisa bertahan hingga waktu terima gaji berikutnya. Bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini:

Cek anggaran dan pengeluaran

 

Setelah Lebaran, buka kembali anggaran bulanan. Buatlah rincian pengeluaran, catat sedetail mungkin semua uang yang telah Anda keluarkan. Setelah itu, hitung sisa uang yang dimiliki untuk bertahan hingga gajian berikutnya.

Tata kembali anggaran

Jika sudah mengetahui berapa sisa anggaran Anda, ini saatnya untuk menata ulang anggaran bulanan. Bijaklah dalam menggunakan anggaran bulanan yang tersisa. Tentukan skala prioritas dan sampingkan terlebih dahulu untuk membeli barang-barang yang merupakan keinginan semata.

 

Tidak ada salahnya pakai tabungan

 

Beruntunglah jika setiap bulan Anda menyisihkan sebagian gaji untuk menabung. Sebab di saat kepepet, tabungan tersebut bisa digunakan untuk menyambung hidup. Setelah momen Lebaran, tidak ada salahnya untuk sedikit “curang” untuk menggunakan uang tabungan. Tapi ingat, Anda tetap harus bijak dan ingat kalau tabungan adalah dana darurat.

 

Pertimbangkan opsi darurat

Jika anggaran bulanan semakin menipis, Anda juga tidak memiliki tabungan dana darurat, namun gajian selanjutnya masih lama. Anda bisa menyiasatinya dengan mengambil pinjaman bulanan. Tapi ingat, Anda juga harus selektif dalam melakukan pinjaman. #PilihPakeYakin produk keuangan terpercaya yang bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan hingga menerima gaji berikutnya.

Jadi, tak perlu panik saat menyadari bahwa anggaran bulanan Anda bulan ini agak berantakan karena pengeluaran Lebaran. Ikuti empat langkah di atas, dan Anda akan tetap bertahan hingga gajian berikutnya datang!

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.