Tips Kelola Pinjaman Online Secara Bijak Lewat Fintech

Tips Kelola Pinjaman Online Secara Bijak Lewat Fintech

26/11/2019

Pada saat keadaan mendesak, meminjam uang bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan keuangan. Utang juga tak selamanya berdampak buruk jika Anda bisa mengelolanya dengan bijak. Berikut tips-tips yang bisa Anda ikuti agar utang yang dimiliki tidak membebani.

Pilih Pinjaman Sesuai Kemampuan Membayar

Di fintech yang banyak beredar, Anda biasanya akan diberi beberapa pilihan. Mulai dari berapa uang yang dipinjam, berapa bunganya, dan apa saja persyaratannya.

Pastikan meminjam uang sesuai dengan jumlah kebutuhan yang perlu Anda tutup. Jangan meminjam uang terlalu banyak atau melebihi kebutuhan. Sebab, hal itu akan menyulitkan Anda saat proses pembayaran.

Bunga juga menjadi hal yang perlu diperhatikan ketika meminjam uang. Pilih fintech yang memberikan pinjaman dengan bunga yang kecil atau sesuai dengan kemampuan Anda. Sehingga proses pembayaran nantinya akan terasa ringan.

Persyaratan-persyaratan juga harus dibaca secara teliti. Sebab, jika ada persyaratan yang menyulitkan atau dirasa terlalu berlebihan sebaiknya tidak Anda pilih. Persyaratan yang terlalu berlebihan contohnya seperti penahan sertifikat-sertifikat penting untuk pinjaman yang tidak terlalu besar.

Pake untuk Hal yang Sangat Dibutuhkan

Kedua, setelah uang pinjaman berada di tangan Anda, pake untuk sesuatu yang benar-benar dibutuhkan. Ketika Anda memutuskan untuk meminjam uang, pasti ada alasan dan tujuan di balik itu semua. Misalnya untuk membayar uang sekolah anak, membayar kredit rumah, atau untuk membayar keperluan mendesak lainnya seperti biaya rumah sakit dan menebus obat.

Terkadang jika kita memegang uang dalam jumlah yang cukup besar, kebutuhan-kebutuhan yang sebenarnya tidak terlalu penting akan mulai muncul ke permukaan. Sehingga uang pinjaman yang tadinya untuk membayar keperluan sekolah anak justru digunakan untuk mebayar kebutuhan-kebutuhan lain yang pada awalnya tidak berada dalam prioritas.

Jika sudah terjadi hal yang seperti itu, maka pilihan terakhir adalah melakukan pinjaman lain. Ini juga menjadi hal yang perlu dihindari. Jangan melakukan pinjaman lain ketika pinjaman terdahulu belum dilunasi. Sebab, hal itu akan membuat utang Anda menumpuk dan berakibat fatal pada kondisi perekonomian diri Anda sendiri.

Yakin Bisa Membayar Pinjaman Tepat Waktu

Tips yang terakhir yaitu yakin bahwa Anda dapat membayar pinjaman tepat pada waktunya. Lembaga-lembaga peminjaman uang biasanya akan memberikan persyaratan tentang rentang waktu pembayaran. Pilih jangka waktu yang sesuai dengan kemampuan serta penghasilan Anda per bulannya.

Untuk mempermudah proses peminjaman, Anda harus memilih fintech yang terpercaya seperti Finmas. Dengan Finmas, Anda akan mendapatkan berbagai macam penawaran dari yang kecil sampai yang besar. Selain itu, Anda juga bisa menerima uang pinjaman hanya dalam tempo tiga hari. Jadi tak usah ragu lagi, #PilihPakeYakin dengan Finmas.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.