Pentingnya Mengembalikan Pinjaman Tepat Waktu

Pentingnya Mengembalikan Pinjaman Tepat Waktu

28/11/2019
kumparanBISNIS

Summary:

  • Memiliki pinjaman adalah hal yang wajar. Kebutuhan mendesak bisa terjadi kepada siapa saja dan kapan saja.
  • Perlu diperhatikan cara mengelola pinjaman secara bijak agar utang tidak membelenggu Anda.
  • Anda bisa memilih penyedia pinjaman yang memiliki tenor masuk akal seperti Finmas.

Memiliki pinjaman adalah hal yang wajar. Pasalnya, sewaktu-waktu bisa saja muncul kebutuhan mendadak atau hal yang tak diduga, sehingga mau tak mau kita harus melakukan pinjaman.

Pinjaman bisa menjadi hal positif apabila dikelola secara bijak. Salah satu cara mengelola pinjaman agar tidak mengganggu kondisi finansial Anda adalah dengan membayarnya tepat waktu.

Mengembalikan pinjaman sesuai tenggat tentunya memberikan keuntungan. Anda akan terbebas dari biaya penalti atau bunga yang lebih besar dari penyedia pinjaman. Anda tidak ingin, bukan, pinjaman Anda malah menjadi beban yang membelenggu karena bunga yang terus membengkak?

Selain itu, pengembalian pinjaman tepat waktu juga akan membantu skor kredit Anda positif sehingga, jika Anda ingin mengajukan pinjaman di waktu yang akan datang, pinjaman Anda akan lebih cepat disetujui oleh lembaga penyedia pinjaman yang telah Anda gunakan sebelumnya.

Jika Anda meminjam pada teman atau orang yang dikenal, walaupun tanpa diberikan bunga, mengembalikan pinjaman tepat waktu akan menunjukkan sikap bahwa Anda menghargai dan berterima kasih atas bantuannya.

Karenanya, selalu ingat untuk membayar pinjaman Anda, baik itu dalam bentuk cicilan ataupun pengembalian secara penuh. Berapapun jumlah pinjamannya, jangan sampai lupa atau menyepelekan pengembalian pinjaman tepat waktu.

Jika Anda sering terlupa mengenai tenggat waktu pengembalian pinjaman, cobalah membuat notes di smartphone atau bahkan reminder di kalender ponsel pintar Anda, untuk membantu mengingatkan tenggat pinjaman. Anda juga bisa meminta teman atau keluarga untuk mengingatkan.

Kemudian, aturlah keuangan Anda dengan baik sehingga Anda bisa membayar pinjaman pada waktunya. Anda bisa menyiasatinya dengan menyisihkan uang khusus untuk melunasi pinjaman setiap ada pemasukan, termasuk gaji bulanan.

Anda juga bisa memilih lembaga penyedia pinjaman yang menawarkan tenor atau masa waktu pengembalian yang terjangkau dan masuk akal. Finmas, misalnya. Fintech  P2P lending tersebut saat ini menawarkan pinjaman FinFast dengan jumlah pinjaman 200-500 ribu rupiah dan tenor 20 Hari, serta FinCash dengan jumlah pinjaman Rp. 1 juta rupiah dan tenor 30 hari; jangka waktu yang cukup wajar untuk dapat mengembalikan pinjaman sesuai tenggat.

Bagaimana, apakah Anda sudah mengembalikan pinjaman tepat waktu? Jangan lupa untuk melunasi pinjaman tersebut, karena bagaimanapun utang adalah kewajiban yang harus ditunaikan.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.