Pentingnya Mempertimbangkan Pilihan dengan Hati-hati

Pentingnya Mempertimbangkan Pilihan dengan Hati-hati

27/11/2019
@kumparanMILENIAL

Summary:

  1. Selain berhati-hati, saat memutuskan pilihan sebaiknya #PilihPakeYakin!
  2. Lakukan ketiga cara ini untuk membantumu mengambil keputusan finansial dan #PilihPakeYakin!
  3. Tidak semua orang mudah memutuskan pilihannya. Cara ini bisa bantu kamu #PilihPakeYakin!

 

Hidup memiliki berbagai pilihan. Mulai dari memilih pendidikan, karier, hingga gaya hidup, setiap pilihan tentunya memiliki konsekuensi masing-masing. Begitu pula dengan pilihan yang berkaitan dengan kondisi finansial — baik itu memilih untuk menabung, menggunakannya untuk kebutuhan tertentu, maupun menyusun anggaran berdasarkan pilihan dan skala prioritas.

Namun tidak semua orang dengan mudah memutuskan pilihan keuangannya, apalagi jika kamu memiliki tanggungan atau keinginan yang sudah lama belum tercapai. Jika kamu dihadapkan pada kondisi tersebut, berikut ada beberapa kiat yang bisa kamu coba agar dapat mengambil pilihan yang tepat sesuai dengan kondisi keuangan.

  1. Perhatikan Kondisi Keuangan

 

Tidak sulit untuk mengetahui kondisi keuanganmu saat ini stabil atau tidak. Kamu hanya perlu membuat rancangan keuangan bulanan. Catatlah kebutuhan kamu setiap bulan. Misal untuk membayar listrik, kontrakan, hingga kebutuhan makan dan biaya transportasi selama satu bulan. Dengan membuat rancangan keuangan, kamu akan tahu berapa banyak uang yang tersisa

  1. Tentukan Berdasarkan Skala Prioritas

 

Manfaatkan sisa uang tersebut untuk ditabung atau digunakan untuk memenuhi keinginanmu selama ini. Namun yang terpenting adalah pastikan kamu sudah membuat daftar keinginan berdasarkan skala prioritas. Misal jika kamu membutuhkan sebuah laptop baru untuk meningkatkan produktivitas kerja, maka rencana liburan sebaiknya ditunda dulu atau diganti ke destinasi yang lebih terjangkau sehingga dana tersebut cukup untuk memenuhi semua keinginanmu.

  1. Manfaatkan Institusi atau Orang yang Dapat Dipercaya

 

Jika kondisi keuangan tidak dapat memenuhi keinginan, kamu bisa libatkan pihak lain — misalnya berutang di fintech yang mudah dan cepat dalam proses pinjaman — untuk membantu mewujudkan keinginan kamu tanpa merusak kondisi keuanganmu.

Berutang juga bisa menjadi pilihan yang tepat jika kamu berada dalam keadaan darurat atau memiliki keinginan untuk mengembangkan bisnis atau usaha. Namun sebelum mengambil pilihan untuk berutang, pastikan kamu tetap hati-hati dan cermat saat menggunakannya agar utang bisa bermanfaat bagi keinginanmu dan juga kondisi keuanganmu.

Sejatinya, mengambil keputusan tidaklah sulit asalkan kamu sudah mengetahui kondisi keuanganmu saat ini dan kemampuanmu dalam mendapatkan penghasilan. Fintech bisa menjadi penyelamat jika kamu membutuhkan dana darurat atau ingin mewujudkan keinginan tanpa merusak dan membebani kondisi finansial.

Tapi sebelum berutang, pastikan fintech tersebut sudah memiliki kredibilitas dan tidak hanya mencari untung, tetapi juga yang memberi manfaat bagi masyarakat. #PilihPakeYakin produk fintech yang benar-benar membantu kamu memahami produk finansial yang tepat.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.