Fintech Aman Ini Jadi Solusi Atasi Masalah Keuangan

Fintech Aman Ini Jadi Solusi Atasi Masalah Keuangan

26/11/2019

Masalah keuangan bisa datang kapan saja akibat dari faktor yang beragam, seperti kehilangan pekerjaan, utang kartu kredit, kondisi terdesak yang memerlukan keuangan segera. Seringkali, meminjam uang adalah solusi jitu yang diidam-idamkan bagi orang-orang yang mengalami masalah tersebut.

Saat ini, mencari dana pinjaman tidak melulu melalui lembaga keuangan seperti bank. Ketika membutuhkan uang di kala darurat, Anda bisa mendapatkan alternatif pinjaman melalui aplikasi teknologi finansial atau lebih dikenal dengan fintech.

Solusi ini tentu membantu mengatasi masalah keuangan yang banyak dihadapi masyarakat Indonesia. Namun, sebagian masyarakat pun ada yang tidak mudah percaya dengan peminjaman uang secara online. Pasalnya, banyak kasus penipuan yang terjadi dari pinjaman online.

Dalam kasus ini, pemerintah pun juga telah banyak memblokir fintech ilegal yang kian menjamur. Karena itu, Anda harus cerdas memilih platform peminjaman online yang aman. Seperti fintech yang menjamin keamanan data-data pribadi, dengan membaca secara seksama mengenai persyaratan dan ketentuan yang berlaku sebelum memberikan data pribadi.

Selain itu, Anda juga harus cermat memilih jenis pinjaman yang ditawarkan oleh jasa pinjaman online. Jangan sampai Anda terjebak dalam kemudahan persyaratan, tetapi dana yang dipinjamkan hanya sedikit dengan bunga yang mencekik.

Salah satu platform pinjaman online terjamin aman yang bisa Anda pilih yaitu Finmas. Aplikasi yang diterbitkan oleh PT Oriente Mas Sejahtera ini merupakan salah satu penyelenggara layanan pinjam meminjam uang yang berbasis teknologi informasi.

Finmas sudah terjamin aman karena sudah terdaftar secara resmi pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fintech ini telah menerima Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001: 2013 pada 15 Januari 2019. Dengan begitu, data yang diberikan kepada fintech ini akan dikelola dan disimpan dengan aman.

Finmas menyediakan tiga produk berbeda sesuai dengan kebutuhan konsumen yang di antaranya FinFast. Pinjaman tunai dengan persyaratan mudah, hanya dengan KTP sudah bisa mengajukan pinjaman dengan nilai pinjaman Rp 200 ribu-Rp 500 ribu dengan masa tenor 14 hari. Adapun bunga pinjaman yang ditawarkan sebesar 0,47% per hari dan biaya proses Rp 10 ribu untuk pinjaman Rp 200 ribu dan Rp 25 ribu untuk pinjaman Rp 500 ribu.

Kedua, FinCash yang merupakan pinjaman tunai dengan limit lebih tinggi. Syaratnya juga cukup mudah hanya dengan KTP, slip gaji dan kartu pegawai, sudah bisa meminjam senilai Rp 1 juta-Rp 2 juta dengan masa tenor 1 bulan dan bunga 0,32% per hari serta biaya proses Rp 50 ribu-Rp 100 ribu.

Finmas juga menawarkan produk FinShop belanja dan bayar nanti dengan berbelanja di toko mitra Finmas. Jumlah toko mitra cukup banyak di antaranya Ramayana, toko handphone ITC kuningan dan di mall Jakarta lainnya serta di Tanggerang, Gunung Agung, lotte Mart tertentu. Di lihat nilai plafon yang di tawarkan masih cukup rendah dan tenor yang singkat serta bunga masih wajar karena mengikuti peraturan OJK, jadi cukup aman pinjam di platform ini.

Tapi cek kembali biaya-biaya yang akan timbul melalui customer service Finmas. Pastikan untuk selalu #PilihPakeYakin yang sesuai kebutuhan kamu.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.