Bangun Bisnis Tidak Selalu Perlu Modal Besar

Bangun Bisnis Tidak Selalu Perlu Modal Besar

05/12/2019

Jakarta - Mungkin hampir semua orang memimpikan menjadi seorang pebisnis besar dan sukses. Tapi tahukah Anda bahwa hanya sebagian kecil yang benar-benar menggapai mimpi tersebut.

Alasan yang paling sering Anda dengar tergolong sederhana yaitu merintis dan mengelola usaha sendiri tidak semudah yang dibayangkan.

Selain itu memang hal yang paling mendasar dalam memulai bisnis adalah modal. Meski begitu, tak semua bisnis yang kini meraih kesuksesan hingga sampai memiliki banyak aset dengan modal yang besar. Dengan modal yang terbatas pun, Anda bisa memulai bisnis kecil-kecilan.

Memang bukan hal yang asing memulai usaha dengan modal kecil. Karena sudah banyak orang yang sukses mengembangkan bisnisnya hanya dengan modal awal ratusan ribu saja.

Namun, yang menjadi kendala adalah membangun mental yang kuat dan semangat membuka usaha di awal. Tak cuma itu, semangat tersebut juga harus diimbangi dengan perencanaan usaha yang matang.

Tapi Anda tidak perlu takut untuk mencoba merintis usaha sendiri meskipun dengan modal kecil. Paling penting, dalam menjalankannya harus serius dan jangan hanya bermodalkan nekat saja.

Untuk memulai bisnis, beberapa jenis usaha mulai dari ratusan ribu hingga Rp 2 juta juga bisa menguntungkan. Asalkan modal terbatas tersebut harus dikelola dengan maksimal, sehingga keuntungan yang didapat bisa diputar kembali menjadi modal berikutnya dengan kuantitas yang lebih besar.

Misalnya, jenis usaha yang tak perlu modal besar seperti jasa catering rumahan. Selain menguntungkan, membuka usaha catering sendiri tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Hal ini menepis anggapan banyak orang bahwa membuka usaha catering memerlukan modal yang besar. Meskipun jika Anda lihat jasa catering yang melayani pesta pernikahan, pasti sudah banyak karyawannya.

Bagaimanapun juga mereka tetap merintis usaha catering tersebut dari bawah. Dari melayani pesanan catering puluhan orang hingga mendapat kepercayaan untuk melayani catering untuk ratusan orang. Sementara untuk melayani catering pesanan puluhan orang tidak membutuhkan modal jutaan. Mulai dari jasa catering karyawan, catering makanan sehat, catering makanan anak, atau catering acara khusus.

Selain usaha catering, masih banyak jenis usaha lainnya yang bisa dirintis dari modal kecil. Seperti berjualan minuman dan makanan ringan, membuat kerajinan, parcel wisuda ataupun menjual kaos murah.

Jika memang sangat kesulitan untuk modal untuk modal terbatas tersebut, saat ini layanan keuangan berbasis online bernama financial technology (fintech), bisa menjadi pilihan. Melalui fintech ini, Anda dapat memenuhi kebutuhan layanan finansial yang mudah dan cepat, salah satunya melalui Finmas.

Sehingga, kini Anda tidak perlu bingung untuk mendapatkan modal usaha, karena lewat fintech kamu sudah bisa pinjam uang hingga Rp 2 juta. Dengan jumlah yang terjangkau kamu bisa mendapatkan pinjaman hingga 2 juta dari Finmas. Dengan begitu usahamu dapat #LebihDariIni.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.