Bagaimana Utang Membantu Seseorang Lebih Produktif

Bagaimana Utang Membantu Seseorang Lebih Produktif

28/11/2019
kumparanBISNIS

Summary:

  1. Utang bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal produktif yang dapat memberikan keuntungan di kemudian hari.
  2. Berutang untuk investasi tidaklah sama jenisnya dengan berutang hanya untuk senang-senang semata.
  3. Dari utang, Anda bisa menghasilkan uang yang dapat masuk ke kantong pribadi.

Selama ini utang selalu dianggap sebagai hal negatif. Anggapan tersebut muncul karena pemanfaatan utang yang kerap kali salah sasaran, yakni untuk memenuhi keinginan semata.

Penggunaan utang untuk memenuhi keinginan adalah sebuah contoh berutang yang buruk. Padahal, utang sendiri bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal produktif yang dapat memberikan keuntungan di kemudian hari.

Bagaimana mungkin utang menjadi sebuah hal yang produktif? Tentu bisa. Salah satu aspek penting dalam produktivitas bagi sebagian besar pekerja dan bisnis adalah kepemilikan alat yang mumpuni.

Misalnya seorang fotografer. Walaupun dunia fotografi memang mengandalkan skill, namun memiliki kamera yang mumpuni jelas dapat menunjang karir Anda. Kamera yang baik akan menghasilkan gambar yang lebih baik juga. Dengan memilikinya, seorang fotografer akan merasa sangat terbantu dan semakin tertunjang produktivitasnya.

Namun untuk memiliki kamera yang mumpuni dan berkualitas baik, Anda pastinya harus merogoh kocek dalam-dalam. Daripada harus menguras tabungan untuk sebuah barang, berutang bisa menjadi jalan keluarnya.

Namun jangan salah, berutang untuk investasi tidaklah sama jenisnya dengan berutang hanya untuk senang-senang semata. Utang jenis ini disebut dengan utang produktif, atau utang yang Anda ambil dengan tujuan untuk investasi ataupun modal usaha.

Utang jenis ini lazim diambil oleh masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan dengan nilai tambah adanya investasi jangka panjang. Dengan begini, dari sebuah utang, Anda bisa menghasilkan uang yang dapat masuk ke kantong pribadi.

Utang tidak melulu berarti hal buruk. Utang menjadi buruk ketika ada niat buruk yang meminjamkan untuk menjebak dengan menerapkan bunga harian yang sangat tinggi dan ketidakmampuan seseorang dalam mengatur utangnya — mana utang yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang hanya keinginan belaka.

Berutang bukan sesuatu yang buruk, asal Anda #PilihPakeYakin produk finansial tepat yang tidak akan membebani Anda.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.