Bagaimana Finmas Membantu Masyarakat yang Membutuhkan Dana Cepat

Bagaimana Finmas Membantu Masyarakat yang Membutuhkan Dana Cepat

28/11/2019
kumparanBISNIS

Summary:

  1. Finmas menjadi salah satu perusahaan pemberi pinjaman P2P lending terpercaya yang sudah terdaftar OJK.
  2. Hadir sejak tahun 2017, Finmas memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dengan pinjaman online sejenis.
  3. Finmas berkomitmen untuk membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan dana cepat untuk keperluan darurat.

Teknologi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Tanpa disadari, setiap harinya Anda dibantu dengan berbagai kemudahan yang ada berkat kemajuan teknologi. Dari banyaknya sisi kehidupan yang ada, persoalan keuangan dan pendanaan menjadi salah satu sisi yang turut beradaptasi dari konvensional ke digital.

Seiring dengan kemajuan teknologi, kini mulai bermunculan banyak platform yang bisa membantu Anda di bidang keuangan. Salah satunya yang cukup marak adalah platform penyedia pinjaman online berjenis peer-to-peer (P2P) lending. Lewat platform ini, para konsumen dimudahkan dengan syarat peminjaman yang mudah serta pencairan dana yang cukup cepat.

Dari banyaknya platform pinjaman online yang ada di Indonesia, PT Oriente Mas Sejahtera atau Finmas menjadi salah satu perusahaan pemberi pinjaman P2P lending terpercaya yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hadir sejak tahun 2017, Finmas memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dengan pinjaman online sejenis. Sebagai perusahaan, fintech bagian dari Sinarmas ini tidak hanya memikirkan soal keuntungan bisnis belaka. Mereka juga berkomitmen untuk membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan dana cepat untuk keperluan darurat.

Komitmen ini diwujudkan lewat dua jenis produk yang ditawarkan oleh Finmas yakni FinFast dan FinCash.

FinFast merupakan produk pinjaman yang bisa konsumen ajukan untuk kebutuhan mendadak yang membutuhkan dana cepat. Pinjaman ini memiliki limit rendah yakni Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu dengan tenor selama 20 hari. Untuk mengajukan pinjaman ini syaratnya pun sangat mudah, Anda hanya perlu menyiapkan KTP dan mengisi data lewat aplikasi Finmas.

Sementara dengan FinCash, Anda bisa mengajukan pinjaman dana untuk kepentingan produktivitas seperti membeli gadget baru yang dapat mempermudah pekerjaan. Lewat pinjaman ini, nasabah cukup menyiapkan KTP dan slip gaji agar dapat mendapatkan pinjaman mulai dari Rp 1 juta dan Rp 1,5 juta dengan tenor pinjaman 30 hari.

Lewat simulasi pinjaman yang unik tersebut, Finmas ingin mengedukasi masyarakat untuk #PilihPakeYakin; “Pilih” platform pinjaman online terpercaya, “Pake” pinjaman uang ketika benar-benar membutuhkannya dan bukan hanya untuk memenuhi keinginan semata, dan pastinya “Yakin” untuk bisa membayar pinjaman.

Finmas hadir sebagai salah satu platform pinjaman online terpercaya yang dapat menjadi solusi pinjaman dana di kala terdesak. Lewat misinya, Finmas ingin ikut mengedukasi masyarakat Indonesia agar menjadi konsumen cerdas, yang mengetahui mana pinjaman online yang benar-benar bisa membantu, bukan hanya untuk mencari keuntungan semata.

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.