5 Etika Debt Collector yang Harus Dipatuhi Saat Tagih Utang Pinjol | Finmas - Sahabat Finansial Indonesia
5 Etika Debt Collector yang Harus Dipatuhi Saat Tagih Utang Pinjol

5 Etika Debt Collector yang Harus Dipatuhi Saat Tagih Utang Pinjol

26/11/2019

Bagi kamu yang pernah menggunakan aplikasi pinjaman online (pinjol), pasti pernah dihubungi oleh penagih utang atau debt collector. Banyak orang yang ketakutan saat dihubungi debt collector. Jika pinjaman kamu ada tunggakan, debt collector dari aplikasi pinjaman online bisa menghubungi anggota keluarga, teman juga siapa pun yang ada di kontak handphone kamu.

Terkadang, bukan cuma ancaman verbal saja tetapi kamu yang menunggak pinjaman bisa dipermalukan secara sosial juga. Gangguan kenyamanan akibat masalah tunggakan utang ini jadi konsekuensi apabila kamu mengambil pinjaman online. Namun, konsumen pun berhak mendapatkan perlindungan dari perlakuan di luar batas yang dilakukan para penagih utang.

Berikut adalah etika yang harus dipatuhi debt collector saat melakukan penagihan.

Identitas Resmi dari Perusahaan Pemberi Pinjaman 
Debt collector selalu membawa kartu identitas resmi yang dikeluarkan pemilik perusahaan pemberi pinjaman. Jika debt collector yang menagih tidak memiliki identitas resmi, segera hubungi perusahaan tempat Anda mengambil pinjaman.

Dilarang Memakai Ancaman/Kekerasan/Mempermalukan
Para debt collector dilarang memakai ancaman, kekerasan dan/atau tindakan yang bersifat mempermalukan nasabah yang cicilannya macet. Jika debt collector yang menghubungi atau menemui Anda mengeluarkan ancaman, kekerasan atau mempermalukan, tetap tenang dan ingatkan penagih utang untuk tidak melanggar etika penagihan sesuai peraturan Bank Indonesia (BI). Catat identitas debt collector tersebut beserta hari dan jam kejadian sebagai informasi penunjang saat Anda melaporkan kasus ini kepada penyedia pinjaman.

Dilarang Menggunakan Kekerasan Fisik atau Verbal
Penagihan dilarang dilakukan dengan menggunakan pemaksaan secara fisik maupun verbal. Jika hal ini terjadi, laporkan segera.

Dilarang Menagih ke Pihak yang Tidak Berutang
Debt collector dilarang melakukan penagihan selain kepada pihak yang berutang. Debt collector tidak diizinkan untuk menagih utang kepada pihak lain seperti keluarga dekat atau orang lain yang datanya tercantum dalam ketentuan administrasi yang Anda lampirkan saat mengambil utang. Anda dapat melayangkan protes bila debt collector juga ikut memburu keluarga Anda terkait masalah utang tersebut.

Dilarang Keras untuk Meneror
Penagihan menggunakan sarana komunikasi dilarang dilakukan secara terus menerus yang bersifat mengganggu. Jika debt collector menagih melalui telepon, sebaiknya penagihan itu dilakukan pada waktu-waktu tertentu dan tidak sepanjang hari. Jika Anda merasa terganggu dengan panggilan tanpa henti dari penagih utang, segera beritahu perusahaan yang memberikan pinjaman.

PERHATIAN