Memilih Pinjaman Pribadi Non Bank di Koperasi

Memilih Pinjaman Pribadi Non Bank di Koperasi

19/08/2019

Pinjaman pribadi non bank menjadi alternatif bagi yang membutuhkan dana segar. Jenis pinjaman ini sangat banyak ragamnya di Indonesia. Salah satunya adalah koperasi. Inilah organisasi ekonomi yang sangat melekat di masyarakat khususnya sebelum era digital berkembang.

Lalu, bijakkah memilih pinjaman dari koperasi? Sebenarnya, baik pinjaman bank maupun non bank harus dipilih berdasarkan kondisi dan kebutuhan. Selain itu, memilih meminjam di koperasi juga bisa jadi pilihan asalkan, Anda sudah mengenali berbagai informasi tentang pinjaman ini.

Kenali Jenis-Jenis Koperasi Tempat Meminjam Uang

Berikut ini adalah jenis koperasi yang bisa membantu masyarakat dalam hal keuangan :

  • Koperasi produksi, khusus menyediakan bahan baku kegiatan produksi
  • Koperasi konsumsi, khusus menjual barang kebutuhan sehari-hari layaknya sembako
  • Koperasi pemasaran, khusus membantu anggota koperasi guna mendistribusikan barang dan jasa
  • Koperasi serba usaha, khusus untuk menampung berbagai usaha
  • Koperasi simpan pinjam, khusus menyediakan layanan simpan pinjam bagi masyarakat

Inilah jenis-jneis koperasi yang ada di Indonesia. Bagi yang ingin meminjam dana, maka koperasi simpan pinjam adalah salah satu solusinya. Syaratnya pun sangat mudah, khususnya bagi anggota koperasi itu sendiri.

Pinjaman Pribadi Non Bank di Era Digital

Meminjam lewat koperasi adalah salah satu pilihan, namun bukan satu-satunya solusi bagi kebutuhan dana segar. Untuk jenis pinjaman non  bank, maka Anda bisa memanfaatkan aplikasi online yang marak di era digital saat ini. Kini, tanpa perlu menuju ke koperasi, maka Anda bisa mendapatkan pinjaman tanpa jaminan. 

Pinjaman dengan memanfaatkan aplikasi ini disebut dengan pinjaman online berbasis fintech. Banyak fintech legal Indonesia yang menawarkan pinjaman aman dan terpercaya. Jadi, jenis pinjaman ini jadi solusi bagi yang tidak tergabung dalam anggota koperasi maupun yang tidak memiliki jaminan untuk meminjam di bank.

Untuk melihat pinjaman pribadi non bank berupa fintech legal, maka bisa mengunjungi situs resmi OJK. Hanya website dan aplikasi terpercaya yang terdaftar di situs tersebut. Kunjungi, pilih, dan daftarkan pinjaman Anda segera di fintech terpercaya tanpa jaminan dan bunga rendah.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.