Yang Harus Dilakukan Saat Kehilangan Pekerjaan dan Memiliki Hutang | Finmas - Sahabat Finansial Indonesia
Yang Harus Dilakukan Saat Kehilangan Pekerjaan dan Memiliki Hutang

Yang Harus Dilakukan Saat Kehilangan Pekerjaan dan Memiliki Hutang

13/08/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Kehidupan di dunia memang penuh dengan ketidakpastian. Terkadang Anda menjalani kehidupan yang menyenangkan, namun ada saat dimana hidup membawa anda pada titik paling bawah di dunia. Ketika anda bekerja, semua terasa terjaminn dengan baik dan tanpa masalah. Mulai dari tunjangan kesehatan, bonus yang berkala, gaji yang tetap, angsuran hutang (KPR, Kartu Kredit, dll) yang masih dapat Anda bayarkan. Namun perekonomian dapat memburuk dengan tiba-tiba, perusahaan pun dapat merugi, sehingga harus melakukan efisiensi yaitu berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada sejumlah karyawan. Anda kehilangan pekerjaan, dan kehilangan pemasukan bulanan. Lalu bagaimana dengan tagihan KPR anda yang masih terus berjalan? Terkena PHK ketika Hutang belum lunas memang dapat membuat panik. Namun ada beberapa solusi yang bisa anda terapkan ketika hal ini tiba-tibe menimpa anda. Simaklah tips dibawah ini :

Maksimalkan Pesangon Yang Anda Dapatkan

Meskipun terkena Pemutusan Hubungan Kerja, bukan berarti anda memasrahkan diri kehilangan segalanya dan tidak mendapatkan apa-apa. Ingatlah bahwa dalam Undang-undang ketenagakerjaan, karyawan yang dikenai Pemutusan Hubungan Kerja wajib diberikan pesangon oleh perusahaan yang melakukan PHK. Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, besarnya pesangon berkisar antara satu hingga sembilan kali tergantung masa kerja karyawan pada suatu peruhaaan tersebut.

Jika karyawan telah bekerja selama kurang lebih delapan tahun ke atas, maka karyawan tersebut akan mendapatkan sembilan kali gaji. Selain itu perusahaan juga harus membayar uang penghargaan masa kerja yang nilainya berkisar antara dua hingga sepuluh kali upah pegawai tergantung masa kerja. Sedangkan pegawai dengan masa kerja 24 tahun atau lebih mendapatkan uang penghargaan sebanyak sepuluh kali upah pegawai. Pastikan HRD di perusahaan anda membayar hak-hak anda ketika mereka menimpakan PHK pada anda.

Setelah itu, anda bisa menggabungkan semua tabungan dan uang pesangon yang anda dapatkan dari perusahaan. Pertimbangkan apakah sisa hutang anda bisa dilunasi menggunakan uang tersebut. Selanjutnya dari total jumlah tersebut, dan setelah digunakan untuk membayar Hutang, hitung kembali apakah anda dan keluarga masih memiliki dana darurat minimal sebesar enam kali gaji untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Jika memang mencukupi, ada baiknya anda lunasi semua pinjaman dan tagihan lain seperti kartu kredit anda agar tidak membebani anda dan menjadi bom waktu di kemudian hari.

Jual Aset Yang Anda Miliki

Salah satu tujuan mengumpulkan uang lalu membeli aset adalah untuk membantu Anda di saat-saat sulit seperti saat ini. Mengalami Pemutusan Hubungan Kerja adalah salah satunya. Jika dana pesangon Anda tidak mencukupi untuk melunasi Hutang maka mau tidak mau anda harus mempertimbangkan menjual aset lain yang Anda miliki. Seperti emas, rumah yang anda miliki, tanah dan lainnya. Meski nampaknya pahit, namun hal ini perlu anda lakukan untuk mencegah terjadinya kredit macet di kemudian hari yang malah akan lebih menyusahkan anda dan keluarga secara psikis dan ekonomis. Jangan takut akan kehilangan aset-aset yang telah Anda kumpulkan, karena setelah Anda kembali memperoleh pekerjaan dan keadaan ekonomi dan keluarga membaik, maka Anda akan bisa menabung untuk mengumpulkan aset anda kembali.

Cobalah menjadi Freelancer

Mungkin ini salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan uang. Cobalah mencari peluang untuk pekerjaan lepas yang sesuai dengan kemampuan Anda. Contohnya, Jika Anda dapat bermain music maka anda dapat memanfaatkan kemampuan anda untuk menjadi Wedding band dan Home band di café untuk menambah pemasukan anda. Carilah waktu yang flexible sehingga anda tetap dapat mengikuti interview pekerjaan anda nantinya. Isi waktu kosong anda untuk mencari pekerjaan baru atau menjadi freelance. Jadilah lebih produktif, sehingga Anda tidak merasakan beban yang berat karena Anda terus berusaha menyelesaikan persoalan hutang anda dengan tetap bekerja keras.