Yang Harus Dibandingkan Sebelum Melakukan Pinjaman Daring

Yang Harus Dibandingkan Sebelum Melakukan Pinjaman Daring

01/07/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Adanya kebutuhan yang semakin meningkat, membuat produk-produk pinjaman ini bermunculan. Contohnya seperti KTA atau kredit online yang sudah menjadi produk umum untuk membantu para customer yang tidak terjangkau oleh bank maupun yang terjangkau. Karena memang persyaratan yang mudah membuat pinjaman Daring ini cukup banyak diminati. Namun, berani meminjam berarti Anda berani menanggung beban risiko berupa cicilan dan bunga yang harus dilunasi, termasuk pada pinjaman Daring. Jika Anda berminat untuk meminjam uang secara online, ada baiknya jika Anda bandingkan terlebih dahulu enam hal berikut ini, sebelum mengajukan pinjaman online pada salah satu platform tersebut.

  1. Perhatikan Tawaran Harga dan Bunga
    Baik itu pinjaman langsung dari pihak perbankan maupun pinjaman Daring, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperhatikan harga dan bunga yang ditawarkan platform tersebut. Semakin murah tingkat bunga yang ditawarkan, maka cicilan Anda akan cukup ringan nantinya. Sebaiknya, Anda yang akan mengajukan pinjaman secara online tidak membandingkan suku bunga dalam satu platform saja karena banyak sekali platform pinjaman Daring lain yang memiliki penawaran lebih beragam.
  2. Biaya Lainnya
    Perhatikan biaya lainnya yang pasti Anda temukan ketika mengajukan pinjaman Daring ini. Perhatikan Dengan baik apa saja biaya-biaya tersebut. Biasanya list biaya lainnya ini adalah biaya administrasi, biaya keterlambatan angsuran, biaya provisi, biaya pelunasan lebih awal dan juga biaya transfer pinjaman. Pilih pinjaman yang transparan untuk laporan keuangannya selama masa peminjaman.
  3. Syarat Yang Mudah dan Masuk Akal
    Perhatikan dengan seksama beberapa syarat yang diajukan untuk pinjaman online tersebut. Ada yang menawarkan persyaratan mudah, namun tingkat suku bunga cukup tinggi, ada juga yang mensyaratkan tersedianya surat BPKB, kartu kredit, buku tabungan dan lain sebagainya. Sebaiknya pilih yang seimbang, yaitu tingkat suku bunga cukup rendah namun syarat mudah. Termasuk juga cara pengajuannya, saat melakukan pinjaman daring maka perhatikan dengan baik setiap tahapnya agar tidak ada informasi yang terlewatkan satupun saat pengisian data-data yang dibutuhkan.
  4. Waktu Pencairan
    Setelah semua dokumen yang dibutuhkan tersebut lengkap dan data diri Anda juga sudah masuk di pihak pemberi pinjaman Daring tersebut, saatnya Anda menunggu pencairan dari dana tersebut. Pastikan cicilan Anda nanti tidak melebihi 30% dari total pendapatan Anda.
  5. Cara Membayar Cicilan
    Sebelum mengajukan pinjaman online, Anda juga harus menanyakan bagaimana mekanisme pembayaran pinjaman. Adakah skema khusus untuk cicilan bulanannya? Jika ada, pilih yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda saat ini. Lakukan pinjaman Daring sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.
PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.