Waspada, Berikut Tanda Data Pribadi Kamu Sedang Dicuri

Waspada, Berikut Tanda Data Pribadi Kamu Sedang Dicuri

09/04/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Pencurian data pribadi di internet sangat mungkin terjadi. Contohnya ketika harus memuat tanggal ulang tahun saat mendaftar pada sebuah aplikasi, itu artinya kalian sudah menaruh satu data penting di internet terkait data pribadi. Berhati-hatilah untuk menaruh data-data penting Kamu di internet, terutama terkait dengan pinjaman daring.

FINMAS sebagai #SahabatFinansial selalu menjaga kerahasiaan data pelanggan. Karena FINMAS menginkan para konsumen setianya memiliki posisi yang sejajar dengan FINMAS, bukan sekedar pelaku kewajiban simpan dan pinjam saja. Terlebih untuk urusan data-data pribadi konsumen, Finmas sangat menjaga kerahasiaan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Oleh karena itu Finmas merupan Pilihan yang tepat untuk para konsumen yang masih ragu kerahasiaan data pribadinya tersebar luas, karena FINMAS selalu menjaga data-data pribadi kalian dengan sangat baik. Sebagai sahabat yang baik FINMAS akan memberikan sedikit tips kepada kalian agar semakin waspada dalam menghindari pencurian data pribadi. Prinsip kehati-hatian ketika berselancar di internet dan mengunduh aplikasi menjadi salah satu kunci utama keselamatan data pribadi anda. Berikut ini 4 hal tambahan yang tidak kalah penting untuk di perhatikan ketika mencoba mendaftar secara online di sebuah aplikasi terutama aplikasi pinjaman daring.

  • Perhatikan siapa yang akan diterima dalam lingkaran media sosial. Hal ini bisa mencegah penipu untuk mengakses informasi personal yang ada di profil. Gunakan semboyan FINMAS yaitu #SahabatFinansial sebagai pedoman. Pilih sahabat yang baik, dan tidak akan menipu serta menyulitkan kalian saat melakukan pinjaman.
  • Phising lewat email juga menjadi salah satu cara umum yang digunakan scammer untuk mendapat informasi sensitif lewat internet. Jika Anda menerima email yang tampak mencurigakan, sebisa mungkin jangan klik tuatan apapun atau membuka lampiran dalam surel tersebut. 
  • Jangan menggunakan publik WiFi ketika melakukan pendaftaran aplikasi pinjaman digital. Untuk yang memiliki quota internet terbatas, relakan sedikit quota internetnya demi keamanan data pribadi kalian. Publik WiFi bisa menjadi salah satu alasan mengapa data pribadi kalian tersebar. jadilah konsumen yang bijak dalam setiap tindakan penting yang kalian ambil.
  • Ganti password secara berkala merupakan salah satu langkah menjadi #KonsumenBijak. Karena dengan mengganti password secara rutin dapat menjadi salah satu langkah pencegahan yang paling mudah dan paling cepat dibandingkan harus melakukan konfirmasi perubahan data ke layanan pelanggan. 
PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.