Waktu yang Tepat untuk Mendapatkan Pinjaman Uang Pribadi

Waktu yang Tepat untuk Mendapatkan Pinjaman Uang Pribadi

05/01/2022

Meminjam uang merupakan hal yang sebaiknya tidak dilakukan jika kondisi finansial Anda aman-aman saja. Sayangnya, tidak ada orang yang tahu hal apa yang akan terjadi di masa mendatang. Bisa saja Anda akan dihadapkan pada kondisi yang menuntut Anda untuk segera melakukan pinjaman uang pribadi. Namun kondisi seperti apa saja yang merupakan waktu tepat Anda untuk melakukan pinjaman dana?

Situasi-Situasi yang Menuntut Anda untuk Melakukan Pinjaman Uang Pribadi

Terkadang, Anda terpaksa untuk mencari talangan dana dikarenakan ada hal mendesak yang perlu dibayar segera. Untung jika Anda memiliki tabungan darurat khusus yang dapat digunakan pada saat kondisi-kondisi tertentu. Bagaimana jika Anda tidak memiliki tabungan darurat seperti yang disebutkan?

Solusi yang tepat dilakukan adalah dengan melakukan pinjaman uang pribadi, baik itu dari orang yang Anda kenal atau dari jasa keuangan yang menyediakan pinjaman pribadi. Lantas, situasi seperti apa yang biasanya mengharuskan Anda untuk melakukan pinjaman uang pribadi? Berikut penjelasannya.

  • Biaya untuk Pengobatan Medis Darurat

Tidak ada satu pun orang yang ingin jatuh sakit. Meski kita bisa menjaga kebugaran dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan-makanan sehat, ada kalanya kita tidak bisa menghindar dari penyakit atau kondisi tertentu. Tak jarang, biaya penanganan medis ini membutuhkan biaya yang cukup besar.

Nah, apabila Anda tidak memiliki tabungan darurat atau asuransi yang bisa Anda gunakan untuk menutupi kebutuhan biaya, Anda bisa melakukan pinjaman pribadi. Sebagai contohnya, Anda bisa meminjam dana dari keluarga, teman, atau di aplikasi pinjaman online.

  • Biaya untuk Membayar Tagihan Usaha

Sebagai manusia, bukan hal yang aneh jika kita lupa membayar tagihan usaha. Namun, terkadang Anda tidak punya uang untuk membayar tagihan-tagihan tersebut karena dana sudah dialokasikan ke hal lain yang lebih penting. Lalu, bagaimana solusinya agar tagihan-tagihan tersebut bisa tetap terlunasi?

Anda bisa saja pinjam ke teman atau keluarga. Namun, jika tagihan usaha yang Anda miliki bernominal cukup besar, biasanya mereka jadi enggan untuk meminjamkan dana. Ada pula yang mungkin tidak memiliki dana dengan nominal yang Anda butuhkan.

Nah, pinjaman dana pribadi bisa menjadi solusi tersimpel dan tercepat yang bisa Anda gunakan. Saat ini banyak jasa keuangan yang hadir dengan beragam opsi pembiayaan yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bahkan, saat ini Anda bisa menjumpai solusi pinjaman uang pribadi P2P lending, yaitu jenis pendanaan yang bisa memberikan Anda dana yang dapat cair dengan cepat tanpa perlu ada jaminan tertentu. Solusi pendanaan ini cocok untuk Anda yang butuh pendanaan cepat tanpa perlu menerapkan tenor jangka panjang.

  • Renovasi Rumah Darurat

Perbaikan rumah yang dimaksud bukan merupakan renovasi rumah yang diadakan untuk sekadar ‘gaya’. Lantas, renovasi seperti apa yang dimaksud? Renovasi yang dimaksud adalah renovasi yang perlu Anda lakukan apabila rumah Anda mengalami kerusakan parah. Misalnya karena kebakaran dan gempa bumi. Duh, semoga hal ini tidak terjadi, ya! Namun, apabila rumah Anda membutuhkan perbaikan segera karena bencana-bencana tersebut, maka sah-sah saja jika Anda mengajukan pinjaman dana.

Saat ini, ada banyak penyedia jasa penyedia pinjaman yang siap untuk mengucurkan dana kepada Anda. Sebelum memilih salah satu dari berbagai jasa keuangan tersebut, pastikan Anda memilih jasa pinjaman pribadi yang sudah diawasi OJK, ya!

Selain itu, Anda juga perlu mengenal berapa suku bunga yang ditawarkan jasa keuangan itu. Tak lupa, Anda perlu mengetahui juga biaya yang dikenakan untuk pinjaman uang pribadi tersebut. Tujuannya agar Anda tahu berapa biaya yang harus Anda siapkan untuk membayar lunas pinjaman tersebut.

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.