Wajib Tahu! Ciri-ciri Pinjaman Online Legal di Indonesia

Wajib Tahu! Ciri-ciri Pinjaman Online Legal di Indonesia

14/12/2021

Layanan pinjaman online (pinjol) lewat aplikasi fintech (financial technology) sudah jadi pilihan. Kemudahannya dirasakan banyak pengguna, terutama saat kebutuhan mendesak akan uang. Terlebih lagi, pandemi COVID-19 begitu berdampak secara ekonomi kepada banyak orang.

Sayangnya, praktik pinjaman online yang tidak dibarengi etika menimbulkan keresahan masyarakat. Alih-alih mempermudah, pengguna malah kesulitan saat tagihan datang. Ditambah lagi, cara menagihnya juga tidak etis, bahkan cenderung meneror. Tidak hanya diri sendiri, orang-orang terdekat yang berada dalam daftar koneksi juga ikut diganggu.

Tentu saja, ini takkan terjadi bila layanan pinjol sesuai aturan. Saatnya membedakan pinjaman online legal dan illegal. Seperti apa ciri-ciri pinjaman online legal?

Ciri-ciri pinjaman online legal:

  1. Terdaftar dan mendapatkan izin lisensi fintech dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
  2. Tidak pernah menawarkan pelayanan lewat jalur komunikasi pribadi, seperti SMS.
  3. Aplikasi pengajuan pinjaman dari pengguna akan melalui seleksi dulu sebelum dikabulkan.
  4. Bunga atau biaya pinjaman jelas.
  5. Bila pengguna gagal melunasi pinjaman dalam 90 hari, mereka akan masuk daftar hitam Fintech Dana Centre. Akibatnya, mereka takkan bisa mengajukan pinjaman ke fintech lain maupun layanan pinjol sejenis.
  6. Menyediakan layanan pengaduan untuk pelanggan.
  7. Identitas pengurus dan alamat kantor jelas, bukan di rumah pribadi atau kos.
  8. Akses kamera, mikrofon, dan lokasi hanya boleh dipakai lewat gawai pengaju pinjaman.
  9. Penagih pinjaman wajib punya sertifikasi penagihan terbitan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia).

Nah, bagaimana dengan yang ilegal?

Ciri-ciri pinjaman online ilegal:

  1. Tidak terdaftar atau mendapatkan izin lisensi dari OJK.
  2. Sering menawarkan layanan lewat SMS atau pesan Whatsapp.
  3. Aplikasi pinjaman sangat mudah dan biasanya langsung dikabulkan, bahkan tanpa mengecek latar belakang peminjam.
  4. Bunga atau biaya pinjaman tidak transparan.
  5. Bila peminjam kesulitan mengembalikan pinjaman sesuai tenggat waktu, penagih pinjol melakukan intimidasi berupa teror dan pelecehan.
  6. Tidak ada layanan pengaduan bagi pelanggan.
  7. Identitas pengurus serta alamat kantor tidak jelas. Bahkan, sering kali alamat berupa rumah sewa atau kosan.
  8. Meminta semua akses ke gawai peminjam, termasuk semua data pribadi.
  9. Tidak adanya sertifikasi penagihan terbitan AFPI.

Sudah banyak pinjol ilegal yang mengusik ketenangan masyarakat, mulai dari bunga yang tidak transparan dan terlalu tinggi hingga mencekik, sampai teror tanpa henti. Yang lebih mengerikan lagi, pelaku pinjol ilegal tidak segan-segan menyebarkan data pribadi Anda ke mana-mana. Bahkan, mereka juga tega mempermalukan peminjam yang berutang banyak di media sosial.

Ingin mengadu ke mana, selain terus berusaha melunasi utang dengan bunga makin tinggi? Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan menghilang dengan mudah begitu selesai mempermalukan Anda di publik. Reputasi Anda hancur, isi tabungan terkuras habis.

Tentu saja, ini akan berbeda bila Anda menggunakan layanan pinjaman online legal. Tidak hanya lebih aman, Anda akan terhindar dari masalah yang tidak perlu. Bunga yang jelas dan rendah tidak akan mempersulit pengembalian pinjaman. Begitu pula dengan tenggat waktu yang masuk akal.

Bila mengalami kesulitan dalam pengembalian pinjaman, Anda dapat memanfaatkan layanan pengaduan pelanggan. Dengan pihak pinjol legal, Anda dapat berdiskusi mengenai cara pengembalian pinjaman dengan cicilan ringan. Jadi, selain pinjaman tetap bisa dikembalikan, hati pun menjadi lebih tenang. Fintech yang bersangkutan dapat memberikan layanan maksimal bagi pelanggan agar merasa nyaman.

Nah, inilah perbedaan antara ciri pinjaman online legal dengan pinjaman online ilegal. Semoga tidak tertukar lagi dan dapat memilih dengan bijak. Jangan lupa, berhematlah dan berbelanja sesuai kemampuan. Cara ini dapat mengurangi kemungkinan berutang.

PERHATIAN