Tren Cicilan Tanpa Kartu Memanjakan Milenial Indonesia

Tren Cicilan Tanpa Kartu Memanjakan Milenial Indonesia

20/03/2021

Cicilan tanpa kartu kredit nampaknya menjadi trend yang tak pernah hilang. Meskipun keberadaan kartu kredit semakin mudah ditemui, namun untuk adanya dana darurat, kini Anda tidak lagi butuh kartu kredit.

Pasalnya, sudah ada banyak jenis pinjaman untuk dana darurat Anda. Dengan cara mudah dan praktis, siapapun bermodal KTP bisa mendapatkan transferan dana segar.

Cicilan Tanpa Kartu Kredit di Fintech

Anda tentu sudah kenal dengan istilah fintech yang merupakan financial technology financial technology.  Selain pemberian edukasi dan informasi masalah jasa keuangan, namun fintech juga memiliki produk pinjaman.

Produk tersebut sering dikenal dengan peer to peer lending.  Di sinilah akan tersedia dana segar bagi siapa saja yang membutuhkan pinjaman. Ada banyak perusahaan fintech. Tugas Anda adalah mencari yang syarat dan ketentuannya mudah dan sesuai dengan kondisi Anda.

Atasi Kesulitan Finansial tanpa Kartu Kredit

Kartu kredit memudahkan Anda dalam memiliki barang impian. Namun jika tidak memilikinya, Anda bisa meminjam uang dulu untuk mendapatkan yang Anda inginkan. Cara ini bisa lebih mudah jika Anda tidak memenuhi syarat memiliki kartu kredit.

Pasalnya untuk memiliki kartu kredit, Anda haruslah memiliki pendapatan minimal pada nominal tertentu. Sedangkan pinjaman  di fintech syaratnya jauh lebih mudah dengan transfer dana kilat dan cepat.

Belum lagi, memiliki kartu kredit menimbulkan banyak kerugian saat Anda tidak bijaksana dalam memakainya. Berikut ini adalah kesalahan memakai kartu kredit yang sering orang lakukan :

  • Hutang akan semakin menumpuk saat tidak bisa membatasi keinginan belanja
  • Bisa menimbulkan perilaku konsumtif pada pribadi Anda dan keluarga
  • Adanya bunga yang terbilang mahal
  • Jika ingin penarikan tunai ada biaya yang mahal

Dengan demikian, maka Anda bisa menyiasatinya dengan memakai pinjaman di fintech. namun, beberapa hal terkait pinjaman ini harus Anda tahu. Yang pertama adalah adanya bunga yang umumnya lebih tinggi dari bank. Yang kedua, ada denda keterlambatan ketika telat membayar atau melunasi.

Pertimbangan penggunaan cicilan tanpa kartu kredit bisa Anda lakukan. Jika sudah, maka Anda bisa memilih fintech resmi dan terpercaya di website OJK. Di sanalah ada daftar fintech resmi yang akan membantu semua nasabah.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.