Tips Mengatasi Hutang Yang Menumpuk

Tips Mengatasi Hutang Yang Menumpuk

01/07/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Saat menggunakan pinjaman dari platform pinjaman Daring secara berkala, tanpa disadari bisa saja seseorang menjadi memiliki hutang yang menumpuk. Hal ini tentu saja menjadi hal yang tidak diinginkan apalagi saat peminjam mulai merasa tidak mampu untuk melunasi hutang tersebut. Saat mulai terlilit utang ada baiknya jika Anda mulai mencari cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi utang tersebut. Berikut ini tips untuk mengatasi hutang yang menumpuk :

  1. Cari Alternatif Penghasilan Bulanan 
    Langkah yang baik untuk mengatasi hutang yang menumpuk adalah dengan memulai untuk mencari alternatif penghasilan tambahan agar mampu melunasinya. Cara yang paling sering dilakukan saat ini untuk meningkatkan pendapatan adalah dengan menjadi supir taksi online. Anda pun juga bisa memanfaatkan situs jual beli online dan menjual produk-produk yang kiranya dapat menghasilkan uang tambahan untuk Anda. Adapun alternatif penghasilan bulanan yang dapat Anda lakukan yaitu dengan memanfaatkan bonus tahunan atau THR yang Anda dapatkan saat hari raya. Dana tambahan yang Anda dapatkan setiap tahun ini hendaknya langsung diprioritaskan untuk mengatasi hutang-hutang Anda. 
  2. Perketat Anggaran Belanja
    Anda dapat mulai memperketat anggaran belanja untuk mengatasi utang yang menumpuk. Semakin Anda memangkas pengeluaran bulanan dengan baik, berarti semakin banyak dana yang bisa dialokasikan untuk membayar hutang yang terbengkalai. Kesalahpahaman yang masih saja sering terjadi dalam mengatur anggaran belanja adalah dengan langsung memotong pengeluaran secara besar-besaran sampai Anda merasa kaget dan belum terbiasa. Langkah yang paling tepat adalah dengan memulai dari pengeluaran-pengeluaran yang minor, misalnya dengan berhenti berlanganan dengan keanggotaan klub olahraga, tv kabel, atau membeli minuman di kedai kopi ternama. Dari usaha seperti ini Anda mulai perlahan-lahan memangkas pengeluaran lain dan memperketat anggaran belanja Anda untuk melunasi hutang yang menumpuk.
  3. Konsultasikan dengan Pihak yang Lebih Berpengalaman
    Jalan keluar lain yang dapat Anda manfaatkan adalah dengan melakukan konsultasi kepada pihak yang lebih berpengalaman. Konsultan yang lebih berpengalaman dalam mengelola hutang biasanya lebih memahami strategi seperti apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk mengatasi hutang Anda yang telah menumpuk. Hal ini tentu saja akan dilakukan dengan melihat kondisi finansial dan kemampuan membayar Anda. Dengan mengambil langkah yang tepat, Anda bisa lebih cepat terbebas dari hutang dengan total hutang yang tentu saja bisa lebih rendah.
PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.