Tips Jitu Mengatur Keuangan Keluarga

Tips Jitu Mengatur Keuangan Keluarga

15/10/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Mengelola keuangan keluarga dengan baik merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam berkeluarga. Pengelolaan keuangan keluarga tentu saja lebih rumit dibanding keuangan pribadi karena melibatkan banyak pihak yaitu suami, istri, dan anak-anak. Pengelolaan keuangan rumah tangga yang efektif akan membantu semua berjalan dengan baik dan lancar. 

Penanggung-jawab keuangan rumah tangga harus mengatur seluruh pos pengeluaran seperti dana operasional hingga cicilan rumah, anggaran liburan, uang sekolah, dan keperluan lainnya. Siapa pun yang bertanggung-jawab mengelola keuangan keluarga harus kreatif dan berhati-hati. Berikut jurus jitu mengatur pengeluaran rumah tangga yang dapat Anda coba:

  1. Catat pendapatan dan pengeluaran
    Jumlahkan dengan tepat seluruh pendapatan bulanan Anda dan pasangan. Lalu, hitung total pengeluaran rutin seperti cicilan rumah, tagihan air dan listrik, belanja bulanan, dan sebagainya. Jangan lupa untuk menulis cicilan kendaraan atau tagihan kartu kredit. Pastikan bahwa pengeluaran Anda tidak lebih besar dari pemasukan.
  2. Jangan menunda pembayaran yang wajib
    Segera bayar kewajiban seperti uang sekolah, cicilan mobil dan rumah, dan sebagainya saat Anda menerima gaji atau penghasilan lainnya. Bila semua kewajiban sudah terselesaikan, maka pengelolaan uang untuk operasional dan kebutuhan sehari-hari rumah tangga Anda akan lebih mudah. Kewajiban atau utang yang ditunda akan menimbulkan konsekuensi yang rumit seperti denda atau bunga yang akan membuat pos pengeluaran Anda membengkak.
  3. Gunakan Asuransi
    Anda juga harus menyisihkan uang untuk membayar premi asuransi terutama jika Anda telah memiliki anak. Asuransi akan membantu Anda meminimalisasi risiko yang dapat mengganggu keadaan keuangan keluarga Anda di masa depan.
  4. Menabung dan berinvestasi
    Pastikan Anda selalu menyisihkan sejumlah uang untuk menabung dan berinvestasi. Tabungan dapat berperan sebagai dana darurat sementara investasi dapat Anda gunakan sebagai tabungan masa depan. Untuk memudahkan perencanaan keuangan keluarga, sebaiknya Anda menetapkan jumlah minimal untuk dialokasikan ke pos tabungan dan investasi. Kini, Anda memiliki banyak pilihan untuk berinvestasi seperti emas, tanah, saham, properti, reksa dana, atau deposito.

 

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.