Tips Gunakan Pinjaman Uang Tunai Pribadi Bagi Milenial

Tips Gunakan Pinjaman Uang Tunai Pribadi Bagi Milenial

11/04/2021

Pinjaman uang tunai pribadi bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk para milenial. Pinjaman seperti pegadaian ataupun bank konvensional seringkali digunkan oleh manusia sejak jaman dulu untuk  memperoleh pinjaman.

Kini, melinal yang sangat akrab dengan penggunaan teknologi memiliki cara lain untuk mengakses pinjaman. Salah satunya adalah dengan fintech yang menyediakan pinjaman melalui web atau aplikasi. Jenis pinjaman ini bisa memberikan berbagai manfaat jika digunakan dengan bijak.

Pinjaman Uang Tunai Pribadi Untuk Milenial

Pinjaman uang tunai pribadi bisa datang dari mana saja. Fintech menyediakan jenis pinjaman peer to peer lenidng dimana seseorang memiliki modal besar untuk dijadikan pinjaman dengan bunga yang harus dibayar. Bagi yang memiliki penghasilan minim pun, Anda  tetap bisa mengajukan pinjaman ini. Inilah yang bisa dilakukan milenial untuk tetap maju sembari mengelola uang pinjaman :

  • Miliki pola pikir yang open minded
    Anda bisa membuka usaha bahkan tanpa modal sekalipun dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Carilah inovasi dan juga berbagai inspirasi yang kini mudah didapatkan. Anda bisa menjual barang atau jasa yang selama ini belum disediakan oleh orang lain. Inilah cara memulai usaha bahkan dengan uang pinjaman sekalipun.
  • Manfaatkan skill yang dimiliki
    Uang pinjaman bisa dikelola dengan membuaka  usaha atau mencari peluang. Selanjutnya, manfaatkan skill yang dimiliki untuk menghasilkan uang. Tidak harus menjual barang, bahkan skill berupa jasa pun bisa dijual dan dipasarkan lewat internet dengan mudah. 
  • Selalu belajar
    Teknologi bukan hanya untuk hiburan semata. Namun, Anda bisa memanfaatkannya untuk membuka sebuah usaha yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Salah satu triknya adalah jangan malas belajar. Hal ini dikarenakan ilmu kini sudah banyak dishare lewat berbagai media secara gratis.

Jadilah milenial yang kreatif dan inovatif. Jamgan hanya memanfaatkan pinjaman uang tunai pribadi untuk konsumtif saja. Akan, tetapi milenial harus aktif dalam membangun usaha sendiri dan untuk membuka kesempatan bagi orang lain untuk berpenghasilan. 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.