Tips Bijak Kelola THR Dengan Tepat

Tips Bijak Kelola THR Dengan Tepat

04/06/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu menjelang Hari Raya Idul Fitri adalah menerima tunjangan hari raya (THR). Uang tunjangan yang diberikan setiap tahun ini menjadi sebuah berkah yang sangat membahagiakan. Dengan ekonomi yang terkadang tidak pasti, uang/dana tambahan gaji ke 13 atau THR patut dihargai dan disyukuri berkatnya. Sekarang pertanyaannya adalah: Bagaimana Anda menggunakan bonus tersebut dengan bijak? Berikut beberapa cara menurut Peter Lydian, Presiden Direktur Finmas, perusahaan fintech lending “Sahabat Finansial” anggota AFPI yang peduli terhadap literasi keuangan masyarakat.

  1. Buat Rencana Keuangan
    Kutipan Benjamin Franklin "Gagal merencanakan berakibat usaha yang kandas" perlu diingat saat kita mengelola keuangan. Buat checklist dan checkpoint hal-hal yang ingin kita lakukan dengan uang tunjangan tersebut, kemudian susun berdasarkan skala prioritasnya. Situasi finansial tiap orang berbeda-beda di tiap tahunnya dan fase kehidupannya. Berkaca pada hidup sederhana berdasarkan kemampuan dan kebutuhan seperlunya bisa menjadi acuan awal.
  2. Manjakan diri Anda dan keluarga, tapi tahan diri untuk belanja seperlunya. 
    Penting untuk berbagi dengan keluarga di bulan baik. Yang penting adalah menetapkan Batasan, mendapatkan THR bukan alasan untuk menghabiskan uang. Jangan cepat tergiur dengan promosi besar-besaran saat Hari Raya, tetap fokus pada rencana awal dan ingat ada kebutuhan lebih penting lainnya. Anggarkan sebagian untuk merayakan hari yang spesial bersama keluarga tercinta, beli baju lebaran dan barang incaran sejak lama dan kepuasan jangka pendek seperti berlibur singkat bersama keluarga, kemudian mayoritasnya digunakan untuk kebutuhan jangka panjang yang positif.
  3. Tambahkan dana pensiun atau tujuan jangka panjang lainnya. 
    Kita tidak selamanya bekerja dan pasti ada cita-cita yang ingin dicapai di masa depan. Untuk itu kontribusi masa depan sangat penting dan bonus THR adalah peluang bagus untuk mulai melakukannya.
  4. Lunasi hutang yang tersisa. 
    Bonus hari Raya bisa menjadi cara yang bagus untuk keluar dari zona hutang dengan lebih cepat. Terutama jika tingkat bunga hutang Anda tinggi, menyingkirkan pinjaman Anda secepat mungkin akan membantu Anda menghindari membayar bunga pinjaman.
  5. Bangun dan tambahkan dana darurat. 
    Otak manusia secara alami memprioritaskan kebahagiaan jangka pendek ketika menerima uang banyak atau durian jatuh, lalu melupakan hal-hal darurat yang mungkin akan terjadi yang membutuhkan biaya besar. Bangun sejak dini jaring pengaman finansial yang dapat melindungi Anda dari perubahan gaya hidup yang tidak terduga dan kenaikan biaya hidup. 
  6. Investasi pada diri sendiri. 
    Merawat masa depan Anda bukanlah hal yang mudah tetapi diri anda akan berterimakasih di masa depan. Ambil sebagian bonus untuk pengembangan diri seperti melanjutkan pendidikan, konferensi bisnis penting untuk networking, sertifikasi profesi yang anda impikan, ikuti kursus seperti memasak, belajar bahasa asing, atau beli buku untuk tambah ilmu. Ada manfaatnya ikuti keanggotan klub kebugaran.

Semoga nasihat dan tips ini bisa lebih meningkatkan pemahaman anda untuk mengelola keuangan dengan lebih bijak sehingga berapapun bonus THR anda dapat bermanfaat maksimal. Kami segenap manajemen dan karyawan Finmas mengucapkan selamat berpuasa dan menyongsong libur Hari Raya yang bahagia dan penuh berkah.

 

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.