Tenor Panjang vs Tenor Pendek, Simak Keuntungan dan Kerugiannya Berikut Ini!

Tenor Panjang vs Tenor Pendek, Simak Keuntungan dan Kerugiannya Berikut Ini!

02/12/2021

Ketika Anda mengajukan pinjaman dalam bentuk apa pun, baik itu KPR, KTA atau pinjaman online, Anda harus menentukan tenor dengan baik. Memilih tenor yang tepat akan menentukan seberapa lancar dan mudah Anda dalam melakukan pembayaran cicilan setiap bulannya. Selain itu, tenor juga berpengaruh pada total nilai yang harus dibayarkan kepada kreditur.

Tenor sendiri dibagi ke dalam 2 jenis yakni tenor panjang dan tenor pendek atau tenor minimal. Tenor panjang biasanya memiliki durasi masa kredit antara 3 sampai 5 tahun (berlaku untuk kredit kendaraan) dan ada juga yang memiliki masa bayar 15-20 tahun (biasanya berlaku untuk KPR).

Sementara tenor singkat atau tenor pendek memiliki masa kredit di bawah 3 tahun. Perusahaan-perusahaan peminjaman online misalnya, menerapkan sistem tenor pendek yang berkisar antara 30 hari, 3 bulan sampai 24 bulan. Pinjaman dalam bentuk kredit barang elektronik misalnya, juga menerapkan sistem tenor pendek. Lantas, apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis tenor?

Kelebihan dan Kekurangan Meminjam dengan Tenor Panjang

Bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman bertenor panjang, ada beberapa manfaat yang akan Anda peroleh antara lain:

  • Cicilan lebih ringan. Karena durasi masa pembayaran yang diberikan panjang, jumlah angsuran yang harus dibayar juga semakin kecil. Ini tentu akan sangat memudahkan bagi nasabah yang berpenghasilan kecil
  • DP lebih rendah. Untuk kredit dalam bentuk pembelian, tenor yang panjang juga memungkinkan nasabah mendapatkan pinjaman dengan DP atau down payment yang lebih kecil. DP yang fleksibel akan meningkatkan kemampuan bayar dari nasabah
  • Tidak membebani. Jangka waktu pembayaran yang panjang bisa menghindarkan Anda dari beban keuangan yang berlebihan dan mengganggu kebutuhan lainnya. Ini akan menurunkan risiko gagal bayar atau kredit macet

Selain beberapa kelebihan di atas, pinjaman dengan tenor panjang juga memiliki sejumlah kekurangan. Pembayaran dengan tenor panjang akan membuat bunga yang harus dibayar lebih besar. Efeknya, total utang akan lebih tinggi secara keseluruhan dibanding pinjaman tenor pendek.

Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Tenor Pendek

Bagi Anda yang memiliki kemampuan bayar yang besar, Anda sebaiknya memilih tenor pendek. Mengapa?

  • Jika mampu membayar DP besar, cicilan jadi lebih ringan. Ini berlaku untuk kredit kendaraan atau rumah. Semakin besar DP yang dibayarkan kepada kreditur, semakin ringan biaya cicilan yang harus dibayar meski tenornya pendek
  • Besaran bunganya lebih kecil. Karena lebih singkat, jumlah bunga yang harus dibayar juga biasanya lebih rendah. Secara langsung, ini akan mengurangi total pokok utang dan bunga yang harus dibayarkan
  • Bisa segera melunasi utang. Bagi sebagian orang, memiliki cicilan akan jadi beban keuangan dan mental tersendiri. Dengan adanya tenor pendek, Anda bisa melunasi pinjaman sesegera mungkin dan tidak perlu khawatir berkepanjangan.

Selain beragam kelebihan, pinjaman tenor pendek tentu juga punya kekurangan. Karena nilai angsuran yang dibayarkan besar, sebagian debitur mungkin akan merasa berat untuk mengeluarkannya. Karena itu, Anda disarankan mengambil pinjaman dengan tenor pendek jika nilai pinjamannya tidak terlalu besar.

PERHATIAN