Solusi Buka Usaha dengan Pinjaman Tanpa Jaminan non Bank

Solusi Buka Usaha dengan Pinjaman Tanpa Jaminan non Bank

15/04/2021

Pinjaman tanpa jaminan non bank bukan hanya digunakan unutk kebutuhan konsumtif semata. Namun, uang pinjaman ternyata sangat cocok untuk membuka usaha. Hal ini tentunya lebih bijak dibandingkan dengan memakai uang pinjaman untuk berbelanja.

Dengan membuka usaha maka akan ada pemasukan atau penghasilan untuk membayar cicilan hingga meningkatkan kesejahteraan Anda. Hal di atas juga menjadi solusi bagi karyawan maupun pegawai yang ingin memiliki pendapatan tambahan dengan modal kecil saja.

Pinjaman Tanpa Jaminan non Bank Untuk Membuka Usaha

Memulai usaha tidak butuh modal besar. Ada banyak peluang yang bisa dibangun hanya dengan dana ringan saja. Untuk memperoleh sumber dana ini, maka ada fintech alias perusahaan pinjaman online sebagai solusi.

Kenapa pinjaman ini cocok bagi yang sedang memulai sebuah usaha? Alasan pertama ialah jumlah limitnya kecil. Hal ini memudahkan Anda untuk membayar cicilan atau angsurannya karena tidak akan memberatkan nasabah.

Pinjaman fintech memang tidak cocok untuk usaha atau bisnis yang besar. Usaha kecil atau UKM adalah yang paling tepat didanai dnegan uang tersebut.

Alasan selanjutnya ialah, fintech bisa ajukan tanpa jaminan apapun. Cukup berikan kartu identitas dan syarat mudah lainnya, maka dana segar akan dikirimkan ke nomer rekening Anda.

Ide Usaha Modal Kecil dari Uang Pinjaman

Dengan jumlah modal yang kecil, jenis usaha apa yang bisa digeluti? Ada banyak sekali contoh usaha modal kecil, seperti halnya :

  • Membuka usaha jual pulsa dengan bermodal handphone
  • Menjual camilan ringan yang dijual online
  • Membuka usaha jahit bagi yang memiliki skill
  • Membuka warung makan sederhana di depan rumah tanpa sewa tempat
  • Menjadi desain grafis sambilan di rumah

Ada begitu banyak ide bisnis dengan modal kecil. Bahkan, ibu rumah tangga pun bisa memulai bisnis yang menguntungkan. Inilah yang akan menghasilkan profit untuk melunasi cicilan pinjaman tanpa jaminan non bank maupun untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga Anda.

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.