Pinjaman Bijak vs Hutang Buruk

Pinjaman Bijak vs Hutang Buruk

07/05/2019
Author : Rainer Michael Emanuel

Ada banyak argumen yang keluar tentang hutang, bahwa tidak memiliki hutang atau pinjaman merupakan cara yang benar dalam memiliki keuangan yang sehat, akan tetapi meminjam uang atau mengambil hutang adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan banyak orang untuk membeli barang-barang mahal seperti rumah dan mobil. Pinjaman seperti itu biasanya dapat dibenarkan dan membawa nilai pada orang yang mengambil hutang. Meskipun hal yang mudah untuk membedakan antara hutang baik dan hutang buruk, tetapi dalam menentukannya lebih sering melibatkan analisis yang lebih mendalam tentang keadaan tertentu.

Sebelum meminjam uang atau mengambil hutang, alangkah baiknya jika mengetahui perbedaan antara pinjaman bijak dan hutang buruk. Ada beberapa hal yang layak untuk mengambil hutang, sedangkan untuk yang lain dapat membuat Anda dalam kekacauan keuangan yang besar. Inilah cara membedakannya.

Pinjaman Bijak

Pinjaman yang bijak sering digunakan untuk membantu mengatur keuangan dan membangun kekayaan dalam jangka panjang dan masuk akal secara finansial.

Contoh pinjaman bijak termasuk pinjaman rumah dimana Anda mampu untuk membayar pinjaman tersebut, dan juga pinjaman pendidikan bagi mahasiswa yang termasuk investasi jangka panjang dan dapat menyelesaikan masalah utama bagi para orang tua.

Salah satu cara paling cerdas untuk menggunakan uang adalah dengan meminjam uang untuk berinvestasi dalam aset, seperti properti atau saham yang dapat menghasilkan pendapatan dan memiliki nilai yang terus meningkat, sementara untuk bunga yang dibebankan pada hutang dapat dikurangkan dari pajak.

Hutang Buruk

Contoh-contoh hutang buruk termasuk uang yang Anda pinjam melalui kartu kredit dan pinjaman pribadi untuk membayar pengeluaran sehari-hari, liburan, atau aset seperti mobil yang cenderung menurun nilainya.

Mungkin beberapa orang berpendapat bahwa sebuah pinjaman bahkan untuk pinjaman rumah Anda pun dapat dianggap sebagai hutang buruk jika dibandingkan dengan pinjaman untuk properti investasi. Hal Ini terjadi karena, disaat rumah Anda cenderung meningkat nilainya, tetapi rumah Anda tidak menghasilkan pendapatan, sedangkan biaya bunga pinjaman tidak dapat dikurangkan dari pajak. Di sisi lain, ketika Anda menjual rumah Anda, itu tidak akan dikenakan pajak capital gain yang dikenakan atas investasi.

 

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.