Pertimbangkan 3 Hal Ini Saat Memilih Tenor Pinjaman Online

Pertimbangkan 3 Hal Ini Saat Memilih Tenor Pinjaman Online

08/11/2021

Puluhan aplikasi pinjaman online OJK yang ada menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak. Kendati begitu, kemudahan ini juga perlu dipertimbangkan dengan bijak agar tak menjadi buah simalakama.

Salah satunya adalah tenor pinjaman, yakni jangka waktu yang disepakati kedua belah pihak (pemberi dan peminjam dana) untuk melunasi kredit yang diberikan. Tiap aplikasi pinjaman online memiliki kebijakan masing-masing terkait pilihan tenor yang ditawarkan, mulai dari pinjaman online tenor 1 bulan hingga bertahun-tahun lamanya.

Tentu saja, keputusan memilih tenor menjadi sepenuhnya wewenang peminjam dana. Nah, jika Anda akan atau sedang memilah tenor pinjaman online mana yang terbaik, berikut beberapa hal yang dapat dipertimbangkan.

Perhatikan Syarat dan Ketentuan

Fintech penyedia kredit online secara umum menawarkan dua pilihan: pinjaman online tenor singkat dan pinjaman online tenor panjang. Tenor pendek biasanya berdurasi 1 hingga 3 bulan, sedangkan tenor panjang mulai 6 hingga 12 bulan (bahkan ada pula yang lebih dari 1 tahun sesuai produk yang ditawarkan).

Menariknya, beberapa aplikasi pinjaman online resmi OJK ini menawarkan bunga 0% untuk tenor jangka pendek. Artinya, Anda hanya perlu mengembalikan dana sesuai dengan nominal yang dipinjam.

Kendati begitu, Anda tetap harus memahami seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku. Bunga 0% tersebut boleh jadi hanya berlaku untuk pinjaman dengan limit tertentu saja. Maka dari itu, pastikan Anda selalu membaca secara detail informasi produk dan layanan yang diberikan. Jika masih ada yang dirasa kurang jelas, jangan ragu untuk hubungi call center atau customer service terkait.

Kalkulasi Bunga Tiap Tenor

Besarnya bunga umumnya bergantung pada besarnya limit serta tenor yang dipilih. Biasanya, tenor panjang menyediakan bunga per bulan yang relatif lebih rendah dibandingkan tenor singkat (untuk layanan yang tidak menyediakan bunga 0%). Namun, apakah itu berarti lebih baik memilih pinjaman online tenor 12 bulan saja dibandingkan tenor 3 bulan?

Belum tentu. Anda harus menghitungnya lebih cermat. Seperti contoh, pinjaman online tenor 3 bulan menawarkan bunga 3,7% per bulan, sedangkan tenor 12 bulan menawarkan bunga 2,4%. Adapun dana yang dipinjam sebesar Rp3 juta. Dengan demikian, perhitungannya sebagai berikut.

  • Total pengembalian dana tenor 3 bulan         = 3.000.000 + (3,7% x 3 x 3.000.000)

                                                                        = 3.000.000 + 333.000

                                                                        = 3.333.000

  • Total pengembalian dana tenor 12 bulan        = 3.000.000 + (2,4% x 12 x 3.000.000)

                                                                        = 3.000.000 + 864.000

                                                                        = 3.864.000

Dari sini, Anda bisa melihat bahwa meski besarnya bunga pada tenor singkat lebih besar, pada akhirnya jumlah yang harus dibayarkan ternyata lebih kecil, bukan?

Sesuaikan dengan Cash Flow

Berdasarkan hitungan tersebut, Anda bisa memilih mana yang sesuai dengan kemampuan bayar. Namun, jangan lupa, Anda tetap perlu memperhatikan cash flow keuangan agar tak justru menghambat kebutuhan lainnya.

Seperti contoh, sesuai ilustrasi di atas, Anda perlu membayar sebesar Rp1.111.000,00 per bulan jika memilih tenor 3 bulan atau Rp322.000,00 per bulan selama 12 bulan. Adapun kondisi Anda per bulan mendapat penghasilan sebesar Rp5.000.000,00, tetapi dengan total pengeluaran rutin adalah sebesar Rp3.800.000,00.

Jika Anda minim dana darurat dan jatah pengeluaran tersebut tak dapat diganggu gugat, akan lebih bijak untuk memilih tenor panjang. Dengan begitu, Anda masih punya cukup ‘ruang untuk bernapas’. Sebaliknya, jika Anda justru memiliki pendapatan lebih besar maupun sisa uang yang tidak terlalu mepet, memilih tenor singkat bisa jadi alternatif lebih tepat untuk lebih cepat meringankan beban psikologis.

Memilih tenor pinjam uang online perlu mempertimbangkan berbagai hal agar tak justru mengacaukan kondisi finansial ke depannya. Tak lupa, selain tiga hal di atas, pilihlah aplikasi yang memang legal seperti Finmas. Dengan demikian, hak-hak konsumen Anda akan tetap terjaga dengan baik dan aman.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.