Mungkinkah Mengajukan KTA tanpa Tanpa Kartu Kredit?

Mungkinkah Mengajukan KTA tanpa Tanpa Kartu Kredit?

28/03/2021

Amankah cicilan tanpa kartu kredit bagi Anda? Pertanyaan ini sering muncul seiring dengan banyaknya tawaran pemberi pinjaman instan untuk produk KTA. 

KTA atau Kredit Tanpa Agunan merupakan produk pinjaman yang mudah Anda temui. Persyaratan yang diberikan pun beragam yang tergantung dari perusahaan pemberi pinjaman. 

Ada yang mengharuskan kepemilikan kartu kredit. Ada pula yang tidak. Mana yang lebih bagus? Tentunya keputusan ini ada di tangan Anda. Yang harus Anda tahu bahwa kini KTA pun tidak harus pakai kartu kredit.

Ajukan KTA dan Cicilan Tanpa Kartu Kredit Jadi Alternatif

KTA memang sangat populer karena kemudahan yang diberikan. Pasalnya, bagi yang tidak memiliki agunan tetap bisa menikmati fasilitas kredit dan pinjaman uang ini. 

Untuk fasilitas yang lebih mudah maka ajukan KTA yang tidak mensyaratkan kartu kredit. Lalu, amankah jenis pinjaman ini? Tentunya kepemilikan kartu kredit masih jarang ditemui di Indonesia. Hal ini disebabkan syarat membuatnya tidaklah mudah karena harus memiliki gaji dengan nominal tertentu.

Meskipun demikian, Anda perlu tahu alasan kenapa banyak bank maupun perusahaan pemberi pinjaman banyak yang mensyartakan kepemilikan kartu kreit ini. Alasannya masuk akal karena sebagai aspek penilaian apakah kreditmu bisa dilakukan atau tidak. Melalui riwayat pengunaan kartu kredit ini,  maka pihak bank dan pemberi pinjaman bisa menilai kemampuan Anda dalam membayar di kemudian hari.

Jika Anda dinilai layak, maka pinjaman akan mudah cair. Namun jika dinilai tidak layak, maka demi kebaikan Anda, pinjaman tidak akan cair. Jadi, kartu kredit adalah salah satu alat utuk mengukur kemampuan kredit Anda. 

KTA Online Tanpa Kartu Kredit, Mudah dan Menguntungkan

Bukan hanya bank, perusahaan pemberi pinjaman pun menawarkan jasanya lewat online. Inilah yang sering kali menawarkan begitu banyak keuntungan bagi calon nasabah.

KTA tanpa kartu kredit ini bisa dinikmati siapa saja dari berbagai golongan masyarakat. Akan tetapi, KTA tanpa kartu kredit ini sangat rentan dengan resiko rentenir online.

Anda tetap bisa bertransaksi dengan aman. Kuncinya adalah pilihlah KTA dari fintech yang legal dan terpercaya. Jika menemukan pemberi pinjaman online, maka segera cek apakah perusahaan tersebut terdaftar di OJK atau tidak.

Jika sudah memastikan kredibilitas perusahaan pemberi pinjaman, saatnya Anda mengajukan kredit dan cicilan tanpa kartu kredit. Inilah fasilitas pinjaman tanpa syarat ribet dan pengurusan yang mudah serta cepat. 

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.