Mau Ajukan Pinjaman Tanpa Agunan? Pahami Ini Dulu!

Mau Ajukan Pinjaman Tanpa Agunan? Pahami Ini Dulu!

02/03/2021

Ada banyak sumber pinjaman yang bisa Anda pilih. Anda bisa memanfaatkan bank hingga non bank. Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri. Untuk pinjaman pribadi non bank akan lebih mudah apalagi tanpa agunan sama sekali.

Akan tetapi, ada berbagai hal yang harus Anda pahami terlebih dahulu. Hal ini karena tidak semua pengajuan pinjaman ini selalu mudah. Berikut ini adalah berbagai hal yang perlu dipahami dulu sebelum ajukan pinjaman.

Tingginya Bunga di Pinjaman Pribadi Non Bank Tanpa Agunan Apapun

Salah satu perusahaan pemberi pinjaman non bank ini adalah fintech. Anda bisa menyebutnya dengan pinjaman online. Jenis pinjaman ini memberikan syarat dan ketentuan yang mudah. Maka tak heran jika pinjaman ini disebut dengan pinjaman kilat terlebih dengan pencairan yang cepat.

Akan tetapi, bunga di pinjaman tanpa agunan ini lebih tinggi. Maka pinjaman non bank ini tak selalu menguntungkan. Kebijakan suku bunga yang tinggi ini diambil dengan alasan karena pihak pemberi pinjaman memiliki resiko yang lebih tinggi daripada pinjaman dengan agunan.

Skor Kredit Bisa Turut Menjadi Penentu

Anda mungkin tidak menyadari bahwa skor kredit selalu jadi perhitungan bank maupun perusahaan pemberi pinjaman lain. Umumnya, pencairan pinjaman tanpa agunan mensyaratkan skor kredit yang tinggi. 

Skor kredit akan berfungsi sebagai penentu kelayakan pinjaman yang akan diajukan. Dari sinilah, pihak bank maupun non bank akan mampu melihat kondisi finansial Anda. Mereka akan tahu seberapa besar kemampuan Anda dalam melunasi pinjaman nantinya.

Tenor yang Lebih Singkat daripada Bank

Pinjaman kilat dan instan dari fintech yang tanpa agunan apapun umumnya memberikan tenor yang singkat. Karena itulah, Anda harus memiliki tanggung jawab yang besar untuk melakukan pelunasan tepat waktu.

Ingat bahwa telat membayar akan memberikan banyak kerugian. Diantaranya adalah adanya skor kredit yang buruk dan juga adanya denda keterlambatan. Maka dari itulah, saat Anda memiliki pinjaman pribadi non bank tanpa agunan sama sekali, maka mulailah atur finansial Anda. Tepatilah pembayaran kredit sesuai kesepakatan. 

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.