Jangan Salah Langkah, Ini Cara Menghitung Bunga Pinjaman Online

Jangan Salah Langkah, Ini Cara Menghitung Bunga Pinjaman Online

18/11/2021

Ketika melakukan pengajuan pinjaman, ada banyak faktor penting yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah bunga pinjaman, yakni biaya yang harus dibayarkan oleh peminjam dana atas jasa pinjaman yang diberikan oleh penyedia kredit. Konsep ini berlaku tidak cuma di perbankan, tetapi juga di aplikasi pinjaman online OJK.

Setiap penyedia kredit memberlakukan besaran bunga yang berbeda. Tak cuma itu, tiap produk dan layanan dari satu aplikasi yang sama pun sangat mungkin berbeda.

Pentingnya Memperhatikan Bunga

Alasan utama Anda perlu memperhatikan besaran bunga atas pinjaman yang diambil adalah untuk menghindari risiko gagal bayar. Perhitungan yang kurang bijak antara besarnya limit dan bunga pinjaman, tenor yang diambil, serta kemampuan bayar riil yang dimiliki kerap membuat seseorang terjebak utang pinjaman.

Riwayat kredit setiap orang di lembaga penyedia kredit legal akan tercatat di SLIK OJK. Apabila Anda pernah mengalami keterlambatan apalagi gagal bayar, maka Anda pun berisiko sulit mendapat kredit di kemudian hari bahkan di tempat legal lainnya sekalipun.

Namun, hal ini tidak berarti Anda sebaiknya mengajukan pinjaman dana talangan pribadi tanpa jaminan ke pihak ilegal. Pasalnya, bunga yang diberikan justru relatif lebih tinggi dan tak masuk akal. Selain itu, Anda juga akan sulit mendapat perlindungan konsumen dari pihak berwenang jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara Menghitung Bunga Tenor Pinjaman

Untuk menghindari hal tersebut, mulailah dengan melakukan simulasi. Jika Anda masih bingung untuk melakukan perhitungan bunga tenor pinjaman, simak ilustrasinya berikut ini.

Seperti contoh, Anda akan melakukan pinjaman sebesar Rp5.000.000,00 di aplikasi A dan pilihan tenor selama 12 bulan. Besarnya bunga yang diberikan setiap bulan adalah sebesar 3%. Dengan demikian, maka:

  • nominal bunga dalam satu tahun        = 12 x 3% x 5.000.000

= 1.800.000

  • total biaya pengembalian                    = 5.000.000 + 1.800.000

= 6.800.000

  • cicilan per bulan                                  = 6.800.000 : 12

= 566.667

Namun, ada beberapa pokok penting lain terkait bunga tenor yang harus Anda perhatikan.

Pertama adalah besarnya dana yang Anda terima tidak akan 100% sama dengan pengajuan. Anda akan dikenai biaya lainnya yang perlu dibayarkan di awal, seperti biaya provisi, biaya administrasi, dan biaya layanan.

Misal, Anda meminjam sebesar Rp5.000.000,00 (seperti contoh di atas) dengan biaya provisi 6%, biaya administrasi 1%, dan biaya layanan 1%. Maka:

  • Biaya provisi                                       =  6% x 5.000.000

                                                            = 300.000

  • Biaya administrasi                               = 1% x 5.000.000

                                                            = 50.000

  • Biaya layanan                                      = 1% x 5.000.000

                                                            = 50.000

  • Total pinjaman yang diterima             = 5.000.000 - 300.000 - 50.000 - 50.000

                                                                        = 4.600.000

Dengan demikian, besarnya pinjaman yang Anda terima adalah sebesar Rp4.600.000,00 dan cicilan yang harus dibayar setiap bulan selama 12 bulan adalah sebesar Rp566.667,00.

Kedua adalah pemilihan tenor itu sendiri. Tiap aplikasi pinjaman online OJK menawarkan layanan pelunasan yang berbeda. Tenor umumnya diberikan mulai dari 1 hingga 12 bulan dengan bunga yang berbeda pula. Selain itu, metode pelunasannya juga dapat berupa installment (cicilan yang dibayar tiap tanggal jatuh tempo) atau bullet (dibayarkan langsung saat jatuh tempo).

Agar tak salah langkah, lakukan perhitungan untuk masing-masing tenor yang diberikan dan pilih sesuai kemampuan Anda. Pertimbangkan pula cash flow Anda agar tak menjadi beban.

Jangan lupa, kenali produk dan layanan masing-masing aplikasi kredit online. Pilihlah aplikasi pinjaman online terbaik yang legal dan menawarkan limit cukup serta tenor yang tidak memberatkan seperti FINMAS. Dengan begitu, Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan dan melunasi pinjaman tanpa beban yang berat.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.