Ini Dia 6 Langkah yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Pinjaman Digital

Ini Dia 6 Langkah yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Pinjaman Digital

12/03/2019
EDITOR : rainer.emanuel

Menjamurnya model pinjaman melalui platform P2P lending, memberi keuntungan dan kelemahan tersendiri di dalamnya. Ibarat dua sisi mata uang, pinjaman akan berguna apabila kita mampu mengendalikan dan tahu batasannya. Namun akan menjadi senjata yang mematikan apabila kita kurang waspada dengan regulasi yang berlaku pada platform pinjaman digital tersebut.

Berikut 5 langkah mudah yang harus Anda perhatikan ketika akan memutuskan melakukan pinjaman. 

  1. Pastikan Tujuan Kamu Melakukan Pinjaman
    Sebelum mengajukan sebuah pinjaman, pikirkan terlebih dahulu tujuan Anda menggunakan pinjaman itu. Ada berbagai macam pinjaman di luar sana, maka sangatlah penting untuk dapat memilih pinjaman yang sesuai dengan situasi kita dan tujuan penggunaannya.
  2. Pastikan Kondisi Keuangan Saat Akan Melakukan Pinjaman
    Meminjam uang itu bukan untuk membayar hutang di tempat lain. Apabila niat Anda seperti itu maka Anda akan melakukan “Gali Lubang Tutup Lubang”. Tindakan seperti itu yang membuat pinjaman anda menjadi salah. Gunakan untuk kebutuhan yang mendesak, dan pastikan kondisi keuangan Anda mampu menutupi bayaran pinjaman tersebut. Pastikan jumlah pembayaran pinjaman tidak sampai 20% dari pendapatan bulanan Anda, sehingga Anda masih memiliki sisa untuk kebutuhan bulanan Anda. 
  3. Besaran Bunga 
    Hal ini menjadi yang tidak kalah penting. Jangan hanya melihat jumlah pinjaman yang dapat disetujui tetapi juga perhatikan bunga yang akan dikenakan saat Anda melakukan pinjaman. Jangan sampai Anda mendapatkan informasi yang salah. Suku bunga yang lebih rendah memang merupakan sesuatu yang baik, akan tetapi pembayaran akan berlangsung dalam periode waktu yang lebih lama. Jika tingkat bunga dengan jangka waktu pinjaman itu sesuai, maka lanjutkan pinjaman sesuai dengan kemampuan kita.
  4. Kapan Akan Melakukan Pelunasan
    Ketika Anda ingin mengambil sebuah pinjaman, tentu Anda harus memikirkan bagaimana cara untuk membayar dan melunasi pinjaman tersebut. Apakah Anda akan membayar secara mingguan, dua minggu atau sebulan? Apakah Anda berencana untuk melunasinya lebih cepat dari waktu yang ditentukan? Faktor-faktor inilah yang akan membantu Anda memilih pinjaman yang tepat untuk memastikan Anda dapat menghindari biaya yang tidak perlu.
  5. Biaya Penalti
    Biasanya setiap pemberi pinjaman memiliki ketentuan bagi para peminjam yang tidak dapat membayar pinjaman secara tepat waktu, biasanya disebut biaya penalti.  Jika Anda tidak dapat membayar pinjaman dengan tepat waktu, maka biaya penalti yang lumayan mahal akan di masukkan dalam akun pinjaman Anda. Lebih baik cari pinjaman yang tidak memiliki biaya penalti atau setidaknya memiliki biaya penalti yang tidak memberatkan Anda.
  6. Jangan Besar Pasak Daripada Tiang
    Aturan utama dalam pinjaman dan menjadi seorang peminjam yang pintar adalah: jangan hidup di luar kemampuan Anda. Ambil pinjaman yang mudah Anda bayar. Jangan sampai pinjaman Anda membuat hidup Anda semakin tenggelam dalam hutang dan Anda tidak lagi dapat merasakan kebebasan finansial.

 

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.