Ini 3 Cara Melakukan Pinjaman  Modal Usaha Non Bank

Ini 3 Cara Melakukan Pinjaman Modal Usaha Non Bank

28/12/2021

Memulai suatu usaha bisnis tidaklah mudah karena prosesnya melibatkan banyak hal. Salah satunya adalah adanya modal yang cukup untuk bisa membuka usaha. Bagi yang memiliki dana cukup untuk memulai bisnis tentunya tidak akan mendapatkan masalah. Namun, bagi yang modalnya terbatas harus mencari pinjaman modal salah satunya lewat pinjaman pribadi nonbank.

Kabar baiknya saat ini perkembangan bisnis dan usaha kecil menengah telah mendapatkan banyak dukungan baik dari pemerintah maupun swasta. Hal ini terbukti dengan adanya beragam pinjaman modal usaha yang tersedia.

Nah, jika Anda sedang membutuhkan dana untuk modal usaha berikut ini pembahasan tentang cara melakukan pinjaman modal usaha nonbank yang bisa Anda terapkan.

3 Cara Melakukan Pinjaman Modal Usaha Nonbank

Modal usaha memang menjadi hal yang krusial bagi mereka yang ingin membuka bisnis baru. Jika modal belum cukup harus mencari solusi dengan melakukan pinjaman modal usaha lewat pinjaman pribadi nonbank

Saat ini Anda bisa memilih beberapa alternatif untuk mendapatkan pinjaman modal bisnis tanpa melalui bank. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

1. Ajukan Pinjaman Modal pada Lembaga Keuangan Pinjaman Online  Resmi

Cara praktis untuk mendapatkan pinjaman pribadi nonbank guna menambah modal usaha adalah melalui lembaga keuangan pinjaman online yang resmi. Sebagian besar dari lembaga pinjol resmi ini bahkan tidak mensyaratkan jaminan apa pun bagi para pemohon pinjaman. Apalagi  proses pengajuannya juga cepat dan mudah serta tetap aman.

Namun, periksa jika nama pinjaman online tersebut terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kunjungi https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Default.aspx guna mengecek jika pinjol tersebut adalah legal sehingga aman untuk dipakai.

2. Meminjam Modal dari Koperasi

Selain meminjam dari pinjol resmi, untuk mendapatkan pinjaman modal usaha Anda bisa mempertimbangkan koperasi simpan pinjam. Koperasi adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang ekonomi yang dibentuk bagi kepentingan masyarakat. Koperasi ini menawarkan aktivitas simpan pinjam berdasar kekeluargaan. Anda bisa secara otomatis menjadi anggota apabila Anda mendaftar untuk mendapatkan modal.

Apa saja syarat untuk mendapatkan pinjaman dari koperasi ini? Cukup isi formulir yang disediakan untuk pinjaman, lampirkan NPWP, fotokopi KTP dan KK, serta dokumen pendukung jaminan. Anda bisa menyertakan fotokopi surat tanah, BPKB, ataupun deposito.

3. Pinjaman di Perusahaan Fintech

Alternatif lain saat Anda ingin mengajukan  pinjaman pribadi nonbank sebagai modal usaha adalah melalui perusahaan fintech atau finansial teknologi. Fintech menyediakan pinjaman modal usaha bagi penjual yang memerlukan uang untuk pengembangan usahanya.

Pinjam uang di Fintech ini berbasisi teknologi sehingga bisa dikatakan lebih mudah saat Anda melakukan proses pengajuan pinjaman disertai dokumen persyaratan secara online. Pastikan Anda memilih fintech yang telah memiliki izin dan diawasi oleh OJK serta telah terdaftar di AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia). Sebagai peminjam di Fintech keamanan Anda juga terjamin.

Nah, itulah 3 cara mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa melalui bank yang bisa dilakukan secara online maupun offline. Apabila Anda lebih suka pinjaman pribadi nonbank,  bisa memilih cara pertama maupun ketiga. Sedangkan jika Anda lebih memilih untuk mengajukan pinjaman langsung, Anda bisa mendatangi koperasi simpan pinjam yang berazaskan kekeluargaan. Jadi, apakah Anda sudah siap untuk mengembangkan modal usaha Anda tanpa melalui bank?

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.