Hindari Tawaran Cicilan Tanpa Kartu Kredit dari Platform Nakal

Hindari Tawaran Cicilan Tanpa Kartu Kredit dari Platform Nakal

14/03/2021

Tawaran cicilan tanpa kartu kredit memang selalu menggiurkan. Apalagi trend penggunaan kartu kredit di Indonesia belumlah marak. Alhasil , banyak yang belum memlilkinya.

Padahal di satu sisi, banyak bank maupun lembaga keuangan yang mensyaratkan adanya kartu kredit. Namun kini banyak pula platform online yang menjamin kredit bisa cair tanpa kartu tersebut.. 

Ingat Bahwa Cicilan Tanpa Kartu Kredit Tidak Selalu Aman

Cicilan online tanpa kartu kredit tidak selalu aman. Kenapa demikian? Hal ini karena banyaknya rentenir online nakal yang memberikan kemudahan pendaftaran dan persyaratan namun memberikan bunga mencekik. Belum lagi, mereka memberikan pula adanya penagihan yang meresahkan. 

KTA sendiri sangat populer akhir-akhir ini karena tanpa adanya jaminan mapun agunan untuk pencairan dana. Pinjaman ini pun bisa dipakai untuk segala kebutuhan, mulai dari kebutuhan mendesak hingga konsumtif. Syaratnya rata-rata sangat mudah, yaitu meliputi : KTP, slip gaji, dan fotokopi kartu rekening. 

KTA tanpa kartu kredit ini sebenarnya tidak akan merugikan. Syaratnya, Anda menggunakan KTA di tempat terpercaya. Jika memang lebih menyukai transaksi online, pastikan Anda memilih KTA dari pemberi pinjaman resmi. Cara ini lebih menguntungkan dan aman.

Cara Memilih KTA Aman Tanpa Resiko

Jika menemukan tawaran KTA tanpa kartu kredit, jangan buru-buru diambil. Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan agar transaksi ini tidak menimbulkan kerugian materi maupun mental di kemudian hari. Inilah yang perlu Anda lakukan sebelum melakukan pengajuan :

  • Meskipun tanpa kartu kredit, bandingkan dulu besaran bunga dengan perusahaan lain dan carilah yang paling ringan
  • Pastikan platform pinjaman sudah terdaftar di OJK
  • Lakukan simulasi pinjaman dengan menentukan jumlah pinjaman dan tenornya, baru Anda bisa mengukur kemampuan membayar kredit Anda

Itulah beberapa cara yang diterapkan agar langkah pengajuan pinjaman bisa aman tanpa resiko. Bukan hanya bunga mencekik, namun kebocoran data juga bisa mengancam saat Anda sembarangan mengajukan pinjaman dan cicilan tanpa kartu kredit.

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.