Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berhutang | Finmas - Sahabat Finansial Indonesia
Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berhutang

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berhutang

13/08/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Mungkin beberapa orang agak terganggu dengan mendengar kata berhutang. Namun, apa jadinya jika tidak ada cara lain dalam memenuhi kebutuhan hidup selain dengan berhutang? Mau tidak mau Anda harus melakukan kegiatan yang mungkin saja dapat memberatkan di kemudian hari. Pada dasarnya berhutang bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan. Selama kita berhutang dengan perhitungan yang matang bahwa pada waktu yang telah ditentukan kita sanggup membayarnya. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan sebelum Anda meyakinkan diri untuk berhutang? Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda berhutang:

  1. Punya Penghasilan Yang Tetap 
    Ingat hutang bukanlah uang yang dating dengan cuma-cuma untuk mengatasi masalah Anda. Oleh karena itu sebelum berhutang Anda harus memiliki penghasilan tetap untuk membayar hutang yang akan Anda pinjam. Jika memutuskan berhutang, gunakan hutang tersebut untuk membantu keuangan keluarga. Misalnya, aset bertambah, kendaraan kondisinya baik sehingga menambah produktivitas kerja Anda.
  2. Keuangan keluarga tidak dalam kondisi minus
    Sama saja halnya dengan harusnya Anda memiliki pendapatan lebih besar dari pengeluaran Anda. Jangan sampai yang terjadi ternyata lebih besar pengeluaran daripada pendapatan Anda yang menyebabkan keuangan keluarga menjadi minus. Jika pendapatan keluarga minus, berhutang bukanlah jalan keluar bagi keuangan Anda. Cara terbaik untuk mengatasi masalah tersebut adalah melakukan perencanaan ulang keuangan keluarga, merelokasi dan menghilangkan pengeluaran yang kurang penting.
  3. Mampu membayar cicilan utang dari penghasilan
    Total cicilan utang tidak boleh melebihi dari 30% penghasilan Anda. jika total cicilan lebih dari 30%, pengeluaran penting lainnya dapat terabaikan. Bahkan tabungan Anda bisa ikut terpakai untuk menutup defisit. Tapi, Anda dapat berutang lebih dari 30% dari penghasilan jika pendapatan atau penghasilan Anda sangat besar.
  4. Pahami jenis kredit atau hutang Yang Akan Anda Ambil
    Hal ini penting agar Anda dapat memahami sistem pembayaran utang Anda. Misalnya saja pada KPR, bandingkan pilihan antara bank konvensional dengan bank syariah. Atau jika anda memilih untuk meminjam uang yang cepat melalui pinjaman Daring, maka pilihlah aplikasi yang jelas aman dan memiliki izin beroperasi dari OJK. Contohnya, seperti Finmas. #PilihPakaiYakin mana yang lebih menguntungkan dari segala aspek dan kerugian dari keduanya.