Fintech Jadi Solusi Para Wirausaha Peroleh Dana Segar

Fintech Jadi Solusi Para Wirausaha Peroleh Dana Segar

22/02/2021

Memulai wirausaha menjadi impian banyak orang. Pasalnya, bidang ini sangat menjanjikan agar seseorang lebih cepat sukses dan mandiri secara finansial. Namun untuk memulainya, tentu butuh modal yang tidak sedikit. Saat ini, selain bank, telah ada pinjaman dana tunai non bank yang cocok untuk wirausaha.

Pilihan Sumber Pendanaan Bagi Wirausaha

Bank dikenal sebagai penyedia pinjaman yang aman dan terpercaya. Bagi wirausaha pun, bank juga menjadi pilihan untuk bisa mendanai kebutuhan dalam memulai hingga mengembangkan usaha. Selain itu, ada pula jasa non bank yang menyajikan pinjaman bagi wisarusaha.

Sebagai rekomendasi, inilah sumber pendanaan yang berasal dari bank :

  • KUR dari BRI
    KUR adalah Kredit Usaha Rakyat. Pendanaan ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha yang membutuhkan suntikan dana segar, khususnya usaha mikro. Plafon yang disediakan bisa mencapai 25 juta rupiah.
  • Kreasi dari Pegadaian
    Pegadaian juga menyediakan pinjaman bagi wirausaha yang bisa disebut dengan Kreasi. Pinjaman ini diberikan kepada pemilik usaha kecil dan menengah untuk mengembangkan usaha.
  • Kredit Modal Kerja dari BCA
    Kredit dari BCA ini dinilai sebagai salah satu pinjaman terbaik dengan plafon yang cukup tinggi. Anda bisa menggunakannya sebagai modal usaha dan pengembangan usaha yang telah dirintis sebelumnya.

Pinjaman Lebih Praktis dan Cepat di Fintech

Untuk keperluan modal usaha Anda, maka ada baiknya Anda melihat juga performa jasa pemberi pinjaman berupa fintech. Produk pinjaman berupa peer to peer lending ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

Pengajuannya pun lebih mudah dan cepat daripada bank. Bahkan, keuntungan dari pinjaman ini adalah bisa diajukan kapan saja dan dimana saja bahkan tanpa agunan sama sekali.

Hal tersebut membuat fintech menjadi pilihan banyak pelaku UKM dan wirausaha masa kini. Namun ingat bahwa kemudahan transkasinya ini harus disertai dengan tanggung jawab yang besar. Pasalnya, ada bunga yang lebih tinggi dari bank dan ada denda keterlambatan.

Jadi, tetap prioritaskan membayar dan melunasi cicilan di fintech. Sebagai rekomendasi pinjaman dana tunai non bank terpercaya adalah Finmas. Inilah salah satu website dan aplikasi yang kami sediakan untuk membantu Anda, para pelaku wirausaha yang membutuhan suntikan dana segar dengan cepat dan syarat mudah. 

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.