Dibalik Manisnya Tawaran Cicilan Online Tanpa Kartu Kredit

Dibalik Manisnya Tawaran Cicilan Online Tanpa Kartu Kredit

18/03/2021

Cicilan online tanpa kartu kredit selalu menarik untuk Anda nikmati. Namun tahukah Anda bahwa dibalik tawaran ini ada berbagai reisko yang bisa saja Anda alami. Bagi yang belum mengetahui informasinya, Anda wajib mencatat beberapa hal buruk berikut ini yang sering kali menjerat nasabah pinjaman online nakal.

Bunga Mencekik di Cicilan Online Tanpa Kartu Kredit Ilegal

KTA online adalah kredit tanpa agunan yang bisa diakses secara online kapanpun dan dimanapun Anda berada. Pinjaman ini tidak mewajibkan adanya jaminan layaknya pinjaman di perbankan secara umum

Tanpa repot ke bank, Anda bisa mendapatkan pinjaman yang langsung cair. Meskipun syarat dan caranya mudah, namun salah satu resiko yang harus ditanggung calon nasabah adalah adanya bunga yang mencekik. 

Mudahnya syarat  sering ali membuat calon nsabah tidak teliti melihat biaya yang wajib dibayarkannya. Bahkan Anda tidak sempat unntuk membandingkan bunga di tempat tersebut dengan tempat lain karena sudah tergiur mudahnya semua syarat. 

Resiko denda yang menjerat nasabah yang nunggak

Selain bunga, perhatikan pula denda keterlambatan. Terlebih bagi Anda yang sering tidak tertib dalam mebayar cicilan, denda di pinjaman online bisa sangat merugikan. Ada pinjaman online  yang memberikan denda harian atau mingguan. Inilah ancaman bagi Anda yang terlambat membayar. 

Maka dari itulah, jangan kesampingkan informasi terkait denda. Tanyakan dulu kepada pemberi kredit perihal ketentuan ini. Jangan sungkan pula untuk melihat perjanjian dengan teliti dan tanyakan jika dirasa ada yang kurang jelas.

Adanya Biaya-Biaya Yang Tersembunyi

Saking mudahnya syarat pinjaman dan cepatnya pinjaman cair, banyak yang mengabaikan persoalan ini. Pasalnya, biaya-biaya termasuk biaya administrasi bisa sangat tinggi bagi para nasabah. 

Jangan sampai setelah aplikasi pinjaman disetujui, Anda baru tahu bahwa harus dan wajib membayar biaya. Maka pastikan dulu secara rinci apa saja biaya yang harus dibayar dan berapa besarannya di awal kesepakatan.

Terjerat Fintech Nakal

Minimnya informasi tentang keberadaan fintech resmi dan nakal membuat orang salah mengambil keputusan. Sebelum  membandingkan bunga, biaya, pastikan dulu perushaaan dan platform tersebut resmi atau tidak.

Cara mencaritahunya adalah mecari platform tersebut di OJK. Platform yang terdaftar di OJK adalah platform resmi yang bisa membantu masalah finansial Anda.  Bagi yang belum tahu caranya, inilah cara menilai suatu platform fintech :

  • Terpercaya resmi di OJK
  • Bunga masuk akal
  • Adanya trasnparansi biaya-biaya
  • Bisa melakukan simulasi kredit dulu
  • Layanan yang ramah dan mudah

Saat menemukan fintech resmi terdaftar OJK, maka Anda bisa mengajukan cicilan online tanpa kartu kredit. Meskipun syaratnya lebih banyak seperti halnya harus melampirkan slip gaji dan NPWP, namun layanan di fintech ini telah terjamin aman dan terpercaya.

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.