Cerdas Memilih Perusahaan Jasa Pemberi Pinjaman Non Bank di Era Digital

Cerdas Memilih Perusahaan Jasa Pemberi Pinjaman Non Bank di Era Digital

18/02/2021

Era digital menyuguhkan berbagai kemudahan. Salah satunya adalah mudahnya akses informasi. Hal ini pun dimanfaatkan perusahaan pemberi pinjaman tanpa jaminan non bank untuk menawarkan jasa.

Anda mungkin merasa terbantu dengan tawaran ini. Akan tetapi perlu Anda ingat bahwa tidak selamanya tawaran di atas membawa keuntungan. Hal ini karena hanya perusahaan pemberi pinjaman non bank yang legal lah yang direkomendasikan.

Pilihan Terbaik Jasa Pinjaman Tanpa Jaminan Non Bank

Salah satu pilihan yang cerdas dan tepat adalah pinjaman online di fintech. Jasa ini memberikan kemudahan untuk akses pinjaman sekaligus semua syaratnya yang mudah dan praktis. 

Syarat utama pengajuan pinjaman ini adalah harus memilih jasa fintech legal alias resmi yang terdaftar di OJK. Finmas adalah salah satunya. Jika Anda sedang membutuhkan dana mendesak, maka akses website maupun aplikasinya.

Jika Anda masih ragu akan legalitasnya, maka lihatlah situs OJK dan temukan nama Finmas di sana. Maka, Anda akan menemukan jawaban bahwa fintech yang satu ini adalah resmi dan legal.

Untuk pengajuannya, maka lengkapi semua syaratnya. Kemudian, manfaatkan gadget Anda untuk ajukan pinjaman sesuai dengan tawaran yang diberikan. Agar lebih memuaskan, maka lakukan simulasi pinjaman terlebih dahulu. Dengan cara ini maka Anda akan mendapatkan gambaran tentang seberapa besar tanggung jawab Anda dalam membayar angsuran dan pelunasan.

Solusi Bagi yang Terjerat Fintech Nakal

Banyak yang terjerat oleh fintech nakal dan ilegal. Sebagai solusi, maka Anda bisa melaporkan ke polisi maupun OJK jika merasa dirugikan. Pasalnya, kerugian bisa dialami berupa materi maupun psikis. Cara pengajuan yang bisa Anda terapkan adalah dengan : Kumpulkan semua buktir berupa teror, ancaman dan intimidasi yang dilakukan kepada Anda.

Kemudian, laporkan semua bukti tersebut dengan datang ke kantor polisi. Selain itu, Anda bisa juga mengajukan pengaduan ke situs resmi OJK baik di wesbite maupun twitter.

Sekali lagi, memilih jasa pinjaman tanpa jaminan non bank haruslah cermat dan cerdas. Jangan sampai Anda mengambil pinjaman pada perusahaan fintech ilegal karena akan memiliki banyak resiko. Pilihan tepat untuk Anda saat ini adalah Finmas dengan semua kemudahan yang diberikan. 

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.