Cara Mudah Mendapat Pinjaman Uang Tunai Pribadi Melalui Fintech

Cara Mudah Mendapat Pinjaman Uang Tunai Pribadi Melalui Fintech

17/04/2021

 

Pinjaman uang tunai pribadi tentunya sangat menolong siapa saja, khususnya bagi yang tidak memiliki slip gaji. Bagi mahasiswa, pedagang, UKM, hingga buruh sekalipun bisa mendapatkan uang pinjaman ini.

Lalu, bagaimana caranya? Tenang saja, pasalnya banyak alternatif untuk membuat masalah finansial Anda bisa terselesaikan dengan cepat dan mudah.

Dari Mana Sumber Pinjaman Uang Tunai Pribadi Bagi Anda?

Apakah Anda mengenal fintech? Ya, financial technology ini merupakan platform yang menyediakan informasi maupun solusi masalah keuangan Anda. Salah satu produk utama dari fintech adalah pinjaman online atau pinjol.

Pinjol sendiri merupakan pinjaman yang disediakan oleh perorangan yang bisa diajukan dengan syarat mudah. Anda bisa menyebutnya sebagai peer to peer lending. Sistem yang diberikan pun dianggap lebih mudah dan simpel daripada bank konvensional. 

Sebagai sumber pinjaman yang mudah dan cepat inilah, maka pinjol semakin populer di Indonesia. Tentunya agar tetap aman, maka carilah fintech yang resmi yang terdaftar di OJK. Dengan begitu, maka urusan keuangan Anda akan tetap aman.

Bagaimana Cara Aman Gabung di Pinjol?

Perlu Anda tahu bahwa tidak semua pinjol bisa merugikan Anda. Hal ini tergantung pada konsisten atau tidaknya Anda dalam membayar iuran atau pelunasannya. Pasalnya, banyak nasabah yang bermasalah dengan pinjol lantaran lalai dalam membayar.

Selain itu, banyak pula yang terjebak dalam lingkaran hutang pinjol karena salah memilih aplikasi. Maka, pastikan untuk selalu memilih aplikasi yang resmi dan terpercaya. Semua aplikasi tesebut ada di situs OJK.

Jika masih ragu untuk memakai jasa dari pinjol, maka Anda bisa mencari alternatif pinjaman lain. Tanpa slip gaji dan tanpa adanya syarat apapun, pinjaman bisa didapat. Contohnya adalah kasbon di tempat kerja atau menggadai barang berharga.

Namun ingat bahwa apapun jenis pinjaman Anda, selalu utamakan untuk membayar hutang Anda. Pasalnya tanpa  jaminan dan slip gaji, hutang dan pinjaman uang tunai pribadi yang menunggak akan membuat kehidupan menjadi tidak nyaman. Resiko jeratan lingkaran hutang pun akan mengancam Anda jika mengalami kredit macet.

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.