Cara Mudah Melindungi Data Pribadi dari Pencuri Data

Cara Mudah Melindungi Data Pribadi dari Pencuri Data

23/04/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Memiliki kehidupan digital online yang produktif dan aman merupakan hal yang penting bagi Anda dan keluarga Anda untuk mendapatkan yang terbaik dari pengalaman menggunakan aplikasi online yang begitu beragam, khususnya dalam hal pinjaman daring. Seluruh kegiatan Anda dari mulai berbelanja, mencari informasi baru, hingga bersosialisasi dengan teman-teman di media social semua ini dapat kalian akses hanya dalam genggaman. Prioritas utama adalah melindungi informasi pribadi Anda dari virus, spyware, dan peretas agar tidak mengganggu kehidupan online para konsumen.

Berikut 8 tips untuk membantu menjaga informasi pribadi Anda agar tetap aman:

  1. Hindari mengklik tautan atau lampiran
    Para penjahat dunia maya dapat menipu para pengguna agar mengklik tautan yang diduga dari bank, operator telekomunikasi, perusahaan listrik atau gas, layanan pajak dan organisasi sah lainnya. Lakukan riset kecil sebelum Anda mengklik tautan atau lampiran tersebut apakah ada kesalahan ejaan atau alamat email yang tampaknya tidak benar. 
  2. Kata sandi adalah kunci keamanan Anda dalam dunia digital
    Gunakan kata sandi yang unik dan kompleks dengan kombinasi huruf, angka, dan simbol huruf besar dan kecil dan jangan gunakan kata sandi yang sama di seluruh akun Anda. Kepercayaan kepada pasangan menjadi sama pentingnya dengan #KepercayaanDaring terkait pinjaman online.
  3. Amankan identitas Anda
    Jangan membagikan kata sandi anda atau membuat kata sandi yang mudah ditebak. Pastikan untuk mengubahnya secara berkala. Pastikan jadi #KonsumenBijak dengan rajin-rajin mengganti kata sandi yang Kamu miliki.
  4. Backup data Anda
    Jika komputer Anda terinfeksi oleh ransomware, malware, atau crashes, satu-satunya cara untuk memastikan bahwa data Anda tidak hilang adalah dengan mencadangkannya secara teratur. Ini juga berarti bahwa jika Anda salah menaruh data atau menghapus sesuatu secara tidak sengaja, data tersebut dapat dipulihkan. Supaya #BelanjaNyaman di online melalui aplikasi Finshop memiliki back-up data menjadi amat penting
  5. Pastikan bahwa Anda memiliki paket keamanan internet yang kuat 
    Dengan ancaman online yang semakin canggih, tingkat keamanan perlu ditingkatkan. Pilihkah paket keamanan yang paling terbaru sehingga dapat menangkal virus-virus baru yang datang.
  6. Jaga agar semua perangkat lunak di PC Anda tetap mutakhir dengan pembaruan terbaru
    Dengan menjaga agar perangkat lunak Anda tetap mutakhir, potensi kerentanan dapat ditambal dan menjaga PC dari kejahatan cyber.
  7. Verifikasi tiap situs web yang anda buka 
    Sebelum memasukkan detail pembayaran ke situs web apa pun, periksa apakah URL dimulai dengan “https” dimana "s" adalah singkatan dari "secure". Hindari jika situs yang anda buka memiliki kesalahan ketik atau tidak ada bukti dari informasi keamanan atau simbol yang dikenali.
  8. Apapun yang ada di Internet, akan selalu ada di Internet
    Apa pun yang Anda unggah secara online, akan selalu ada di luar sana untuk dilihat semua orang. Jadi berhati-hatilah dengan informasi yang Anda bagikan di profil media sosial Anda dan ke situs mana Anda mendaftar.
PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.