Cara Milenial Bisa Ajukan Pinjaman Online Tanpa Kartu Kredit

Cara Milenial Bisa Ajukan Pinjaman Online Tanpa Kartu Kredit

16/03/2021

Berkembangnya generasi sandwich di kalangan milenial membuat kebutuhan akan cicilan menjadi semakin nyata. Mengajukan pinjaman online tanpa kartu kredit menjadi salah satu pilihan generasi milenial.

Menggunakan gadget dan mendapatkan pinjaman online sangatlah mudah karena kini banyak fintech banyak yang menawarkan pinjaman tanpa kartu kredit. Layanan ini dianggap lebih mudah dan praktis untuk milenial. Namun jika Anda ingin mendapat cicilan online tanpa kartu kredit yang cepat cair, maka ternyata kepemilikan kartu kredit tetap sangat penting loh. 

Nah, tahukah Anda kenapa bank maupun perusahaan pinjaman mebutuhkan kartu kredit? Berikut ini ada berbagai alasan kenapa kepemilikan kartu kredit dianggap penting untuk menjadi syarat pencairan kredit Anda :

Plafon Kartu Kredit Bisa Jadi Acuan Yang Mudah Dan Jelas

Perusahaan pemberi pinjaman bisa melihat kemampuan kredit dari plafon kartu kredit. Agar pinjaman lebih mudah cair, maka miliki plafon kartu kredit dengan nilai tertentu. Besaran nominalnya akan menentukan jumlah pencairan uang nantinya.

Jadi Penilaian dari Sisi Tagihannya

Bank bisa membaca penilaian kreditmu  dari tagihan kartu kredit. Cara ini praktis dan mudah untuk dicek. Karena itulah, bank bisa menentukan apakah pinjaman akan cair atau tidak hanya dnegan melihat kartu kredit.

Tunggakan dan tagihan yang tidak terbayar tentu akan memperbesar keputusan bank untuk menolak pinjaman yang kamu ajukan. Maka, benahi transaksi kartu kredit dan tagihannya. Alhasil, pencairan pinjaman akan lebih mudah dan cepat sesuai dengan nilai yang kamu ajukan.

Pinjaman Bisa tanpa Kartu Kredit

Meskipun sejmlah perusahaan pemberi pinjaman memberikan syarat kartu kredit, namun ada pula perusahaan yang tidak mensyaratkannya. KTA sendiri jadi pilihan karena memiliki banyak keunggulan. Yang pertama adalah jumlah plafonnya beragam tergantung perusahaan pemberi pinjaman maupun bank.

Yang kedua, syaratnya mudah dan cepat. Jadi, untuk dana mendesak para milenial, pinjaman ini jadi pilihan. Inilah fasilitas kredit yang bisa dimanfaatkan untuk milenial yang cenderung belum mapan.

Namun ingat selalu bahwa pengajuan KTA ini juga membutuhkan komitmen tinggi. Pasalnya, ada denda dan bunga yang harus dibayarkan setiap bulan. Dengan lancarnya pembayaran, maka akan semakin mudah pula kamu melunasinya.

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.