Cara Mendapatkan Cicilan Tanpa Kartu Kredit dengan Cepat

Cara Mendapatkan Cicilan Tanpa Kartu Kredit dengan Cepat

03/04/2021

Cicilan tanpa kartu kredit bsia jadi solusi masalah keuangan Anda. Tenang saja, jika tidak memiliki kartu kredit, bukan berarti Anda tidak bisa mengajukan pinjaman. Bahkan saat ini telah ada banyak KTA yang diperuntukkan bagi siapapun yang tidak memiliki kartu kredit.

Cicilan Tanpa Kartu Kredit sebagai Solusi Keuangan

Melakukan pembiayaan yang mendadak atau saat Anda tidak memiliki tabungan sering kali membuat masalah keuangan baru. Karena itulah, sudah saatnya Anda mengenal jenis pinjaman yang mudah dan cepat.

Nama pinjaman tersebut adalah fintech. Di dunia, fintech telah dikenal sebagai pemberi pinjaman dari dana pribadi. Meskipun demikian, nama fintech sudah diakui di Indonesia. Bahkan nama-nama fintech resmi telah terdaftar di OJK.

Perusahaan-perusahaan tersebut juga bekerja dalam pengawasan OJK. Jadi, bisa dibilang bahwa keberadaannya bisa jadi alternatif yang tidak memiliki kartu kredit.

Jadi, meskipun tanpa kartu kredit, namun Anda tetap aman dan nyaman  dalam transaksinya. Selain itu, semua kebijakan dan aturannya juga sudah ada standard sehingga nasabah tidak akan dirugikan.

Alternatif Cicilan Selain Bank Untuk Anda

Seperti yang Anda tahu bahwa pengajuan pinjaman di bank memiliki aturan yang ketat. Hal ini nampaknya menjadi salah satu alasan bagi banyak orang untuk beralih ke fintech.

Masyarakat Indonesia mengenalnya dengan pinjaman online atau pinjol. Meskipun memiliki kontroversi, namun keberadaannya selalu dicari dengan berbagai alasan, seperti halnya yang mungkin Anda alami saat ini :

  • Butuh uang dana cepat tanpa punya tabungan sama sekali
  • Ingin mengajukan ke bank namun tidak memiliki syaratnya
  • Ingin memakai kartu kredit namun memiliki sudah mencapai limit
  • Ingin meminjam orangtua atau saudara namun gengsi
  • Tidak bisa kasbon di kantor
  • Memiliki tunggakan angsuran di koperasi
  • Butuh dana untuk pendidikan, kesehatan dan untuk traveling

Berbagai kondisi di atas sering kali yang menuntun seseorang untuk mengajukan pinjaman online. Jika selama ini ada banyak isu negatif tentang pinjaman ini, tentunya Anda harus mengenal fintech legal dahulu.

Fintech legal diawasi oleh OJK. Jadi, semua cara kerjanya tidak akan merugikan nasabah. Karena itulah, mulailah mengenal fintech sebagai cicilan tanpa kartu kredit yang bisa dibilang termudah dan tercepat di Indonesia saat ini.

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.