Cara Memulai Usaha dengan Pinjaman Online untuk Ibu Rumah Tangga

Cara Memulai Usaha dengan Pinjaman Online untuk Ibu Rumah Tangga

31/12/2021

Pinjaman online untuk ibu rumah tangga dapat menjadi solusi pembiayaan dalam merintis bisnis rumahan. Simak terus ulasan berikut untuk mengetahui lebih lengkap mengenai bagaimana prosesnya mulai dari menemukan ide bisnis yang cocok, mengajukan pinjaman, hingga tips-tips yang perlu dilakukan.

Memilih Bisnis yang Sesuai

Asalkan pandai mengatur waktu dan memilih bisnis yang benar-benar pas, bukan hal yang mustahil bagi seorang ibu rumah tangga untuk memiliki penghasilan sendiri di sela-sela kesibukan mengurus keluarga. Intinya dalam menentukan bidang usaha yang akan ditekuni, pilihlah yang tidak membutuhkan modal terlalu besar, mudah dijalankan, dan tidak ada matinya. Contoh usaha yang direkomendasikan untuk ibu rumah tangga di antaranya:

  • Reseller  

Menjadi reseller dari produk-produk yang tengah banyak diminati masyarakat adalah pilihan usaha yang cukup aman sebagai permulaan. Reseller memang perlu membeli dulu produk, tetapi bisa menentukan harga sendiri ketikamenjualnya kembali.

  • Usaha kuliner

Bisnis di bidang kuliner juga sangat prospektif bagi ibu rumah tangga, yang umumnya gemar memasak atau suka sekali menjajal berbagai penganan menggugah selera. Kelebihan menjalankan bisnis kuliner yaitu bisamenambah pemasukan sambil menyalurkan hobi berkreasi membuat atau mencicipi beraneka hidangan nikmat.

  • Berjualan produk fashion

Berbisnis produk-produk fashion wanita selalu menjanjikan karena tidak pernah sepi peminat. Di awal merintis bisnis, ibu rumah tangga bisa memasarkan produk-produk seperti pakaian atau berbagai aksesori ke lingkungan pertemanan.

Cara Mengajukan Pinjaman Online

Beberapa bidang usaha memang ada yang bisa dijalankan nyaris tanpa modal, tetapi sokongan dana yang memadai tetap diperlukan untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan volume penjualan. Misalnya untuk reseller, tambahan modal akan memberi keleluasaan melakukan pembelian produk lebih banyak atau dapat digunakan membiayai pesanan dalam jumlah besar.

Ibu rumah tangga yang tengah merintis bisnis dapat memperoleh modal awal melalui pinjaman online. Banyak platform keuangan berbasis teknologi yang menawarkan layanan pembiayaan dengan persyaratan relatif mudah dan proses pencairan dana yang tidak memakan waktu lama.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengajukan pinjaman online untuk ide bisnis ibu rumah tangga.    

  • Menyiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk proses pengajuan pinjaman, biasanya terdiri dari KTP, KK, NPWP, atau slip gaji bagi yang berstatus pegawai. Persyaratan di masing-masing platform tidak selalu sama.
  • Mengunduh aplikasi penyedia layanan pinjaman online pilihan.
  • Mengisi informasi mengenai data pribadi.
  • Menunggu hasil verifikasi data.
  • Jika pengajuan mendapat persetujuan, maka dana akan segera cair.

Tips Memulai Usaha dengan Modal dari Pinjaman Online

Sebelum mengajukan pinjaman online, hendaknya kita telah mengantongi rencana dan target bisnis yang jelas. Dana pinjaman online untuk ibu rumah tangga bisa dibilang tidak terlalu besar jumlahnya. Alokasikan dana tersebut sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas atau kuantitas produk supaya omzet bisnis mengalami kenaikan. Jangan sampai dana habis begitu saja tanpa menghasilkan apa-apa yang bermanfaat bagi kelangsungan bisnis.

Meski hanya usaha berskala kecil atau menengah, sangat penting untuk menerapkan konsep manajemen bisnis yang rapi. Catat semua pengeluaran dan pemasukan. Pisahkan rekening bank pribadi dengan rekening bisnis agar dana lebih terkontrol.

Itu tadi cara memulai usaha yang dapat menambah penghasilan dengan memanfaatkan pinjaman online. Pilih penyedia layanan pinjaman online yang aman, tepercaya, dan persyaratannya tidak sulit untuk dilengkapi. Sesuaikan besarnya pinjaman dana dengan kemampuan kita untuk melunasinya. Pastikan dari hasil bisnis yang dijalankan kita dapat mengembalikan dana pinjaman tepat waktu sehingga tidak perlu membayar bunga pinjaman atau denda keterlambatan. Selamat berbisnis!

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.