Bebaskan Diri Dari Rentenir

Bebaskan Diri Dari Rentenir

21/05/2019
AUTHOR : RAINER MICHAEL EMANUEL

Kata terbaik bagi Anda yang ingin berurusan dengan rentenir adalah 'jangan'. Rentenir merupakan usaha peminjaman yang illegal dan memberikan suku bunga sangat tinggi bagi peminjam, bahkan terkadang mereka menggunakan kekerasan dalam mengancaman untuk menakut-nakuti orang yang tidak bisa membayar pinjaman mereka.  Biasanya target rentenir adalah sebuah keluarga yang memiliki penghasilan rendah atau mereka yang sedang dalam masa kesulitan dan membutuhkan pertolongan finansial secara instan.

Meminjam dari rentenir memiliki resiko dan konsekuensi yang cukup tinggi, contohnya seperti keluarga / orang yang dicintai dapat menderita trauma dan rasa malu yang disebabkan oleh pelecehan rentenir. Lebih baik jangan pernah menjadi penjamin atas pinjaman illegal karena pinjaman tersebut akan berlanjut kepada pelecehan yang dapat memengaruhi ikatan antara keluarga / orang tercinta. Rentenir memberikan suku bunga yang sangat tinggi sehingga menyebabkan peminjam semakin terjerumus ke dalam hutang dan tidak ada jalan keluar.

Rentenir merupakan sebuah usaha peminjaman yang tidak memiliki lisensi dan mereka beroperasi di luar hukum tanpa ijin OJK. Jika Anda memiliki pinjaman dari mereka, Anda akan mengalami masa-masa buruk dalam hidup Anda. Namun, jika Anda sudah terjebak dalam siklus rentenir, Anda sendiri tahu bahwa melarikan diri lebih mudah dikatakan daripada dilakukan.

Berikut adalah tiga langkah sederhana yang dapat Anda ambil jika Anda ingin terbebas dari rentenir:

  • Miliki keinginan yang besar untuk membayar hutang Anda sampai nominal terakhir yang Anda miliki. Mungkin Anda membutuhkan waktu lebih lama dari yang Anda inginkan, tetapi ini merupakan langkah pertama Anda sampai pada akhirnya Anda akan mendapatkan kembali kebebasan Anda. Setelah Anda selesai dengan hutang, maka Anda tidak lagi memiliki kewajiban finansial.
  • Temukan cara mengatasi keuangan yang lebih baik dibandingkan dengan meminjam kepada rentenir. Alasan terbesar orang terus meminjam kepada rentenir adalah kemudahan meminjam uang yang mereka butuhkan. Meskipun terlihat mudah dalam meminjam, tetapi memiliki pengembalian yang mahal dan terkadang berbahaya. Anda harus menemukan cara yang lebih baik untuk mendapatkan uang yang Anda butuhkan, seperti melalui pinjaman pribadi, kartu kredit, atau pinjaman dari anggota keluarga.
  • Sadarilah berapa banyak biaya yang harus Anda keluarkan setiap bulannya. Pernahkah Anda pernah benar-benar memikirkan berapa biaya/harga yang akan Anda keluarkan ketika melakukan pinjaman dengan rentenir? Anda perlu merincikan setiap jumlah dan tingkat bunga yang akan Anda bayarkan, sehingga akhirnya Anda mungkin akan menyadari bahwa ini bukan sesuatu yang dapat Anda tangani di masa depan.

Jika Anda memang membutuhkan pinjaman, pergilah ke pemberi pinjaman yang memiliki lisensi dan ijin dari pemerintah dan OJK. Pemberi pinjaman yang berlisensi selalu memiliki pertimbangan untuk memberikan pinjaman kepada Anda jika penghasilan Anda rendah, credit story Anda buruk atau Anda hanya perlu sedikit pinjaman untuk sementara waktu. 

 

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.