Bank di Indonesia yang Tawarkan KTA dengan Bunga Rendah

Bank di Indonesia yang Tawarkan KTA dengan Bunga Rendah

07/04/2021

Saat ini ada semakin banyak perusahaan pemberi pinjaman. Salah satunya adalah pinjaman peer to peer lending dari fintech. Pinjaman ini merupakan pinjaman uang tunai pribadi yang tidak mensyaratkan jaminan apapun. 

Selain fintech, ternyata, bank-bank juga menawarkan KTA atau kredit tanpa agunan. KTA sendiri merupakan fasilitas peminjaman dari perbankan  yang menjadi solusi bagi yang butuh dana cepat dan mudah. Di tahun ini, tercatat beberapa nama bank yang memberikan KTA dengan bunga rendah, seperti halnya :

Standard Chartered Bank

Pinjaman dari pemberi pinjaman ini memberikan bunga yang rendah dengan plafon pinjaman  yang bisa mencapai 300 juta rupiah. Proses pengajuannya pun relatif cepat dan sangat mudah.

Dalam jangka waktu 3 hingga 5 hari setelah dokumen diserahkan, maka dana pinjaman akan cair. Sedangkan untuk tenor pinjaman pun bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan kemampuan Anda. Jangka waktu pembayaran cicilan bisa sampai 60 bulan atau 5 tahun.

Bank Central Asia (BCA)

Jenis pinjaman ini bisa Anda sebut dengan BCA Personal Loan yang merupakan fasilitas pinjaman tanpa jaminan. Pembayaran bisa diangsur setiap bulan dan sesuai dengan kemampuan nasabah. 

Jumlah pinjaman dari BCA Personal Loan ini bisa mencapai 100 juta rupiah dengan tenor hingga 3 tahun. Jadi, bagi yang sedang mencari KTA bunga rendah, bisa mencoba mencari tahu lebih dalam tentang produk pinjaman tersebut.

BNI

Suku bunga pinjaman dari bank ini relatif ringan. Salah satu keuntungannya adalah Anda bisa mengambil tenor hingga 5 tahun tergantung dengan kemampuan Anda. Jenis produk pinjaman dari bank BNI adalah KTA BNI Flexi. 

Nilai pinjamannya bisa mencapai 100 juta rupiah. Cari tahu informasi lebih dalam tentang syaratnya jika Anda tertarik menggunakannya.

Bagi yang ingin memperoleh pinjaman uang tunai pribadi selain di bank  konvensional, maka fintech selalu menjadi pilihan. Kunci aman memakai pinjaman ini adalah dengan memilih perusahaan fintech resmi dan legal. 

Sumber:

  • Finansial.bisnis.com. Lima Bank Ini Tawarkan KTA dengan Bunga Terendah. (28/3/2020). https://finansial.bisnis.com/read/20200204/90/1197206/lima-bank-ini-tawarkan-kta-dengan-bunga-terendah

 

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.