Bagaimana Cara Melakukan Pinjaman Uang di Lembaga Nonbank?

Bagaimana Cara Melakukan Pinjaman Uang di Lembaga Nonbank?

09/01/2022

Tidak semua orang memiliki modal yang cukup saat hendak memulai usahanya. Maka dari itulah, terkadang seseorang butuh pinjaman uang pribadi, baik itu dari bank maupun institusi nonbank. Bagaimana cara melakukan pinjaman di dua jenis lembaga jasa keuangan tersebut?

Cara Melakukan Pinjaman Uang Pribadi di Bank

Untuk melakukan pinjam uang pribadi di bank, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu jenis kredit apa yang akan Anda ambil. Secara umum, ada dua jenis pinjaman yang biasanya diberikan bank, yaitu :

  1. Kredit dengan agunan/pinjaman

Kredit jenis ini biasanya digunakan untuk keperluan membuka usaha, meskipun penggunaannya tidak terbatas pada hal tersebut. Syarat pokoknya adalah ada barang yang dijadikan agunan, misalnya sertifikat rumah, produk investasi (obligasi dan deposito), atau BPKB.

  1. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Mirip dengan pinjaman online dari perusahaan fintech, jenis pinjaman KTA ini tidak memerlukan jaminan apa pun dari debitur. Dana juga bisa dicairkan lebih cepat dengan bunga yang lebih rendah jika dibandingkan dengan bunga yang dikenakan pinjaman online fintech.

Cara untuk melakukan pinjaman uang pribadi di bank untuk modal usaha sebenarnya cukup mudah, asalkan Anda memenuhi syarat-syarat berikut :

  1. Jelaskan mengapa usaha Anda berhak atas pinjaman uang dari bank

Sebagai kreditur, bank perlu mempertimbangkan prospek usaha Anda di masa yang akan datang. Maka dari itu, Anda perlu meyakinkan pihak bank akan bisnis yang Anda jalani. Jika diperlukan, Anda bisa menyiapkan proposal bisnis agar pihak bank bisa mengenali jenis usaha Anda dan menilai prospek usaha Anda sebelum memberikan pinjaman.

  1. Lengkapi syarat-syarat yang ditentukan

Beberapa persyaratan yang biasanya dibutuhkan untuk melakukan pinjaman online kebutuhan pribadi di bank adalah sebagai berikut:

  • Fotokopi buku tabungan
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi KTP
  • Kartu Keluarga
  • Laporan keuangan usaha Anda
  • Slip gaji, dll.
  1. Penyerahan jaminan (khusus pinjaman dengan agunan)

Setelah melengkapi persyaratan, biasanya Anda akan diminta untuk menyerahkan dokumen kepemilikan barang yang Anda jaminkan, jika Anda mengambil kredit dengan agunan/jaminan.  Jika diperlukan, bank akan melakukan kunjungan untuk menaksir harga barang yang Anda jaminkan. Proses yang disebut sebagai proses appraisal ini akan memakan biaya tersendiri, namun hal ini tidak bisa dikesampingkan karena juga termasuk dalam proses meminjam uang di bank.

Cara Melakukan Pinjaman Pribadi ke Lembaga Nonbank

Sebenarnya, melakukan pinjaman dana pribadi ke lembaga nonbank memiliki langkah-langkah yang sama dengan melakukan pinjaman di bank. Berikut ini caranya:

  1. Survei lembaga nonbank

Anda perlu mengetahui lembaga/perusahaan pendanaan mana yang memberikan jasa yang cocok dengan kebutuhan Anda.  Anda bisa mulai dengan mencari tahu perusahaan-perusahaan pendanaan apa saja yang sering digunakan masyarakat, lalu gali lebih dalam mengenai syarat pinjaman, suku bunga, biaya-biaya, dan tenor yang ditawarkan perusahaan tersebut.

  1. Penuhi syarat administrasi pinjaman online

Beberapa syarat administrasi pinjaman online biasa terdiri atas beberapa hal berikut ini :

  • Foto/fotokopi KTP (jika Anda mengajukan pinjaman pribadi nonbank secara langsung). Informasi mengenai identitas perlu dibuktikan dengan adanya kartu identitas yang sah. Selain itu, biasanya bukti kartu identitas ini digunakan untuk mengetahui apakah domisili peminjam masuk ke dalam area layanan perusahaan tersebut (khusus pinjaman online).
  • Memberikan surat keterangan bekerja/slip gaji untuk membuktikan bahwa Anda memenuhi standar minimal penghasilan peminjam.
  • NPWP. Tidak semua lembaga pemberi pinjaman nonbank mensyaratkan NPWP untuk melakukan pinjaman pribadi ke perusahaannya.
  • BPJS/KIS (tidak semua lembaga membutuhkan dokumen ini)
  • Rekening bank (harus atas nama Anda)

Nah, itulah cara melakukan pinjaman uang pribadi dari bank atau nonbank. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang baru akan memulai usaha, ya!

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.