8 Hal Tentang Aplikasi Pinjaman Online yang Wajib Anda Ketahui

8 Hal Tentang Aplikasi Pinjaman Online yang Wajib Anda Ketahui

24/10/2021

Aplikasi pinjaman online bisa jadi alternatif solusi ketika Anda butuh dana cepat untuk kebutuhan mendesak. Kehadiran penyedia jasa pinjam uang online makin populer beberapa tahun belakangan ini.

Per 6 Oktober 2021, Otoritas Jasa Keuangan merilis 106 penyelenggara pinjaman online legal. Dari jumlah tersebut, 98 penyelenggara sudah mengantongi izin resmi, sedangkan 8 penyelenggara masih berstatus terdaftar. Sementara itu, ada 86 penyelenggara pinjaman online yang dinyatakan ilegal dan dilarang beroperasi.

Penting bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman online pribadi untuk benar-benar meneliti apakah aplikasi tersebut sudah berizin. Sekalipun butuh dana mendesak, Anda tetap harus berpikir panjang sebelum meminjam uang dengan cara ini.

Sebaiknya simak dahulu delapan hal terkait aplikasi pinjaman online supaya Anda benar-benar paham manfaat, cara kerja, risiko, dan faktor yang perlu diperhatikan saat mencari tempat pinjam uang terdekat.

Apa Itu Pinjaman Online?

Sesuai penamaan yang disematkan, pinjaman online berarti suatu pinjaman yang dapat diajukan melalui aplikasi secara online. Aplikasi ini merupakan buah inovasi teknologi di bidang finansial atau lazim disebut sebagai financial technology (fintech).

Keberadaan fintech mempermudah proses pinjam meminjam yang dahulu dikenal repot dan butuh waktu lama. Sekarang tanpa perlu tatap muka, siapa saja dapat mengajukan kredit secara mudah dan cepat.

Anda cukup mengunduh aplikasi pinjaman online lewat PlayStore. Lalu, daftar dan isi persyaratan yang diminta, serta lanjut ke proses pengajuan pinjaman. Dalam hitungan menit dana segar tersedia, langsung ditransfer ke rekening peminjam.

Jenis-jenis Pinjaman Online

Konsumen tentu memiliki kebutuhan berbeda-beda saat mengajukan kredit. Penyelenggara pinjaman online pun memahami hal ini dengan menyediakan tiga jenis kredit untuk penggunanya.

Dana tunai

Kerap dimanfaatkan untuk kebutuhan darurat dan konsumsi, pinjaman dana tunai akan langsung dicairkan ke rekening bank peminjam. Jadi, peminjam dapat segera memakainya untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Proses pinjam uang online berlangsung cepat, kurang dari 24 jam. Namun, plafon dana tunai terbatas, sekitar Rp500 ribu sampai Rp3 juta. Jumlah yang tidak besar itu mendorong peminjam untuk segera melunasi pinjamannya dalam tenor pendek. Bahkan, pinjaman ini disesuaikan dengan hari gajian peminjam sehingga sering disebut payday loan.

Pinjaman usaha

Sudah jadi rahasia umum bahwa meminjam uang untuk modal usaha ke bank itu rumit. Kehadiran aplikasi pinjaman online bak angin segar bagi pelaku usaha yang selama ini menemui kesulitan dalam mengajukan pinjaman ke bank.

Ada tiga jenis pinjaman online yang dikhususkan bagi pelaku usaha, yaitu:

  1. Invoice financing, tagihan yang berfungsi sebagai sumber pembiayaan. Nilai plafon pinjaman disesuaikan dengan besaran nilai invoice, maksimal 80% nilai tagihan dengan plafon Rp2 miliar.
  2. Usaha online, ditujukan kepada pelaku usaha online di semua platform. Cukup dengan modal KTP dan rekening koran, pengusaha online perorangan pun bisa mengajukan pinjaman dengan mudah.
  3. Kredit modal kerja, dipinjamkan secara online guna kebutuhan modal kerja pelaku usaha. Ini cocok bagi pengusaha yang sedang mengembangkan bisnisnya. Besarnya perputaran bisnis jadi faktor penilai utama diterima tidaknya pengajuan kredit modal kerja.

P2P Lending

Jenis pinjaman online berikutnya adalah peer-to-peer (P2P) lending. Berdasarkan Peraturan OJK No. 77/POJK.01/2016, P2P lending merupakan suatu layanan pinjam meminjam uang yang melibatkan kreditur (pemberi pinjaman) dan debitur (penerima pinjaman) dengan mengandalkan teknologi informasi melalui sebuah marketplace.

Anda dapat mendanai atau mengajukan pinjaman kepada orang lain tanpa kehadiran bank atau lembaga finansial sebagai perantara. Marketplace inilah yang mempertemukan kreditur dan debitur dengan mengedepankan manfaat, seperti imbal hasil terbaik bagi pemberi pinjaman dan pinjaman bunga kompetitif untuk peminjam.

Manfaat Pinjaman Online

Lalu, apa saja manfaat yang dapat Anda nikmati jika menggunakan pinjaman pribadi non-bank ini?

Dana diproses secara cepat

Anda tidak butuh waktu lama untuk memperoleh dana pinjaman. Rata-rata aplikasi pinjaman online memberikan persetujuan pinjaman yang diajukan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Bandingkan dengan bank konvensional yang memprosesnya selama satu sampai dua minggu.

Persyaratan mudah tanpa repot

Bank kerap meminta calon peminjam menyiapkan sejumlah dokumen sebagai syarat peminjaman. Namun, penyelenggara pinjaman online hanya membutuhkan KTP dan foto diri Anda. Syarat dokumen lain bersifat opsional jika memang benar-benar diperlukan.

Praktis tidak perlu tatap muka

Karena semua proses berlangsung online, mulai dari pendaftaran, pengajuan, persetujuan, hingga pengiriman dana, Anda bisa melakukannya kapan saja dan di mana saja. Pinjaman online 24 jam dapat diperoleh dengan cepat sepanjang Anda sudah mengunduh aplikasi dan memenuhi syarat yang diminta.

Tenor bersifat fleksibel

Berbeda dengan jenis kredit lain, tenor pinjaman online cenderung pendek, yaitu 30 hari. Tenor ini disukai karena dipandang sesuai dengan siklus gajian karyawan. Berlawanan dengan masa pinjaman bank yang hanya memberi opsi tenor minimum enam bulan. Padahal, tidak semua orang mampu membayar cicilan dalam waktu lama.

Meminjam tanpa jaminan dan kartu kredit

Tidak punya jaminan maupun kartu kredit? Tenang, dua hal ini tidak Anda butuhkan jika hendak mengajukan pinjaman uang yang bisa dicicil. Tentu kehadiran aplikasi pinjaman online memberi manfaat bagi Anda yang memang tidak punya kartu kredit. Bahkan, Anda tidak usah menyerahkan aset sebagai jaminan pinjaman. Praktis dan mudah.

Tenor Pinjaman Online

Lazim disebut-sebut saat Anda meminjam dana, tenor pinjaman adalah jangka waktu pelunasan cicilan yang wajib dipenuhi peminjam sebelum jatuh tempo terjadi. Misalnya, Anda meminjam uang sebesar Rp2 juta dengan tenor 30 hari. Pinjaman tersebut harus Anda lunasi dalam waktu 30 hari ke depan. Berdasarkan durasi, ada dua jenis tenor yang bisa ditemui saat mengajukan pinjaman online.

Tenor pendek

Maksimal jangka waktu pelunasan tenor pendek mulai dari 30 hari sampai 2 tahun. Jika dijumlahkan, total dana yang dikembalikan lebih ringan. Namun, otomatis jumlah angsuran yang harus Anda bayar akan lebih besar karena waktu pembagi angsuran lebih sedikit.

Tenor panjang

Jangka waktu tenor panjang mulai dari 3-5 tahun hingga 15-20 tahun. Biasanya, tenor panjang berlaku untuk pengajuan kredit kendaraan bermotor dan kredit pemilikan rumah. Jumlah cicilan pasti lebih kecil, tetapi total dana pinjaman yang dibayarkan lebih besar karena ada bunga yang dikenakan tiap bulan.

Risiko Pinjaman Online

Sejatinya, semua produk keuangan dan perbankan mempunyai risiko. Begitu juga dengan pinjaman online. Meski mudah, praktis, dan proses cepat, Anda tetap harus mewaspadai risiko yang muncul, seperti disebutkan di bawah ini.

Penerapan sistem bunga harian

Alih-alih menerapkan sistem perhitungan bunga bulanan, pinjaman online dapat cair dalam waktu cepat karena memakai sistem bunga harian. Jika Anda memilih tenor pendek, beban bunga tidak akan begitu terasa. Sebaliknya jika Anda mengambil tenor panjang, beban bunga lebih berat. Hasilnya, jumlah pinjaman yang dikembalikan lebih besar ketimbang dana yang didapat.

Cepat tapi berisiko

Bagaimanapun sesuatu yang instan juga memiliki risiko besar. Karena aplikasi pinjaman online hanya membutuhkan data pribadi sebagai jaminan, penyelenggara menerapkan bunga lebih tinggi dan tenor pendek ketimbang bank atau lembaga keuangan lainnya.

Semua dilakukan untuk mengurangi risiko nasabah yang tidak mampu membayar cicilan di kemudian hari. Namun, tenang saja, penyelenggara pinjaman online hanya bisa menerapkan tingkat suku bunga maksimal 0,8 persen per hari. Jadi, masih dalam batas wajar dan tidak membebankan peminjam.

Hati-hati pinjaman online ilegal!

Satu hal yang perlu Anda cermati adalah kredibilitas penyelenggara pinjaman online. Boleh saja tampilan aplikasi terlihat bagus, rapi, dan menarik. Namun, Anda harus memastikan apakah aplikasi itu tepercaya dan sudah mengantongi izin OJK. Apalagi, makin banyak kasus penipuan yang melibatkan pengguna aplikasi pinjaman online belakangan ini. Penyelenggara pinjaman online legal biasanya memiliki ciri-ciri berikut.

  1. Berstatus terdaftar atau berizin usaha dari OJK
  2. Menampilkan syarat dan ketentuan pengajuan pinjaman secara jelas
  3. Identitas perusahaan meyakinkan
  4. Menawarkan bunga maksimal.

Syarat Pinjaman Online

Lantas, apa saja syarat pinjaman online yang perlu Anda penuhi? Mayoritas penyelenggara pinjaman online menetapkan syarat serupa, yaitu:

  1. Berstatus Warga Negara Indonesia
  2. Tinggal dan menetap di wilayah Indonesia yang masuk dalam cakupan layanan aplikasi
  3. Berusia 21-65 tahun, atau minimal 18 tahun dan sudah menikah
  4. Mempunyai email pribadi
  5. Mempunyai penghasilan
  6. Mempunyai identitas diri berupa KTP yang masih berlaku
  7. Mempunyai akun bank sesuai dengan identitas di KTP

Selain syarat umum di atas, beberapa dokumen pendukung juga dibutuhkan sesuai pinjaman yang diajukan, antara lain:

  1. Bukti penghasilan
  2. NPWP dan dokumen pajak terkait
  3. Akun e-commerce
  4. Akun transportasi online
  5. BPJS Ketenagakerjaan

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Meminjam Online

Sudah terbayang seperti apa peminjaman dana di aplikasi pinjaman online? Sebelum Anda benar-benar mengajukan pinjaman online pribadi, perhatikan sekali lagi beberapa hal berikut.

Pelajari peraturan dan proses peminjaman secara menyeluruh

Seiring maraknya pinjaman online, pemerintah sudah merilis regulasi spesifik untuk melindungi aktivitas pinjaman online, baik dari segi penyelenggara maupun pengguna. Poin-poin yang diatur termasuk tingkat bunga maksimal yang bisa dibebankan kepada peminjam, jumlah dana maksimal yang wajib dikembalikan, denda keterlambatan, serta metode penagihan.

Pelajari semua aturan tersebut dengan teliti. Penyelenggara pinjaman online legal yang terdaftar di OJK mengikuti regulasi resmi yang diberlakukan pemerintah. Dengan demikian, jika Anda menemui pinjaman online ilegal, pasti ada proses yang melanggar aturan tersebut dan berisiko merugikan Anda sebagai peminjam.

Cermati besaran bunga yang ditawarkan

OJK sudah menetapkan bahwa total biaya pinjaman per hari maksimal 0,8%, sudah termasuk biaya provisi dan bunga. Artinya, dalam sebulan maksimal biaya yang dibebankan ke peminjam adalah 24%.

Nah, Anda juga perlu mengetahui cara perhitungan bunga yang lazim diterapkan, yaitu bunga flat dan bunga efektif. Bunga flat diberlakukan dengan menghitung suku bunga berdasarkan besaran pokok utang awal. Sementara, bunga efektif menghitung suku bunga terhadap besaran sisa utang peminjam.

Perhitungan besaran cicilan dengan bunga flat diperoleh dari jumlah awal pokok pinjaman dibagi jumlah tenor kredit secara proporsional. Jadi, besaran cicilan per bulan dari awal sampai akhir sama. Peminjam dapat mengalokasikan sejumlah dana dengan nominal serupa tiap bulan. Namun, semakin lama tenor pinjaman, semakin besar juga total uang yang Anda bayar sampai cicilan usai.

Pada bunga efektif, perhitungan suku bunga berdasarkan sisa utang peminjam. Pendek kata, jumlah uang yang Anda setor setiap bulan berbeda-beda karena ada perbedaan jumlah setoran bunga. Sementara, besaran cicilan tetap sama. Dengan begitu, nilai bunga yang dibayar akan menurun dari waktu ke waktu dan menurun seiring sisa tenor kredit.

Berdasarkan prinsip tersebut, bunga flat kerap digunakan dalam pinjaman bertenor pendek, seperti Kredit Kepemilikan Kendaraan Bermotor (KKKB) dan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Sebaliknya, bunga efektif biasa dipakai untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang notabene pinjaman jangka panjang.

Selanjutnya, Anda bisa membandingkan beberapa aplikasi pinjaman online dahulu sebelum mengajukan pinjaman. Hitung sesuai suku bunga harian karena tenor tiap pinjaman online bisa saja berbeda. Cek juga potongan biaya provisi atau biaya administrasi karena komponen ini berpengaruh besar pada jumlah pinjaman yang Anda bayar.

Tenor pendek relatif aman

Jika Anda benar-benar membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan mendesak dan pinjaman online jadi satu-satunya solusi, lebih baik ambil tenor pendek saat mengajukan pinjaman. Makin cepat Anda mengembalikan pinjaman, makin kecil pula biaya dan bunga yang harus Anda tanggung.

Jangan lupa bandingkan dana pencairan yang sudah diterima dan jumlah pelunasan. Cara ini cukup efektif untuk menghitung berapa sebenarnya biaya bunga yang harus Anda bayar. Satu lagi, usahakan bayar tepat waktu sehingga reputasi Anda sebagai nasabah pun terjaga.

Memilih Pinjaman Online Terbaik

Dari sekian banyak penyelenggara pinjaman online, Anda tinggal memilih mana yang terbaik sesuai kebutuhan saat ini. Beberapa faktor yang harus Anda teliti adalah:

  1. Status penyelenggara pinjaman online, apakah berizin atau terdaftar di OJK
  2. Pilihan besar kredit dan tenor pinjaman
  3. Bunga per hari
  4. Fitur pelengkap lain, seperti simulasi pinjaman dan metode pembayaran.

Memilih penyelenggara pinjaman online perlu kehati-hatian. Pertimbangkan dengan matang apakah Anda benar-benar membutuhkan dana segar secepat mungkin untuk kebutuhan mendesak.

Jika ya, pastikan Anda sudah memilih aplikasi pinjaman online terbaik seperti Finmas. Jadi, Anda tahu harus ke mana ketika membutuhkan dana segar secara cepat, mudah, dan dari sumber tepercaya.

PERHATIAN