7 Tips Memenuhi Syarat Pinjaman Uang Pribadi

7 Tips Memenuhi Syarat Pinjaman Uang Pribadi

01/12/2021

Persyaratan dalam melakukan pinjaman uang pribadi merupakan hal yang harus dipenuhi agar pengajuan pinjaman Anda diterima oleh lembaga pemberi pinjaman. Akan tetapi, tidak semua orang bisa memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditetapkan. Oleh karena itulah, tidak semua pengajuan pinjaman disetujui oleh lembaga pemberi pinjaman. Nah, jika Anda penasaran tips apa saja yang bisa digunakan agar pinjaman pribadi Anda bisa disetujui pihak penyedia pinjaman, berikut penjelasannya.

Tips agar Pengajuan Pinjaman Uang Pribadi Anda Disetujui

Beberapa tips berikut ini bisa Anda terapkan jika ingin pengajuan pinjaman pribadi Anda disetujui oleh lembaga pemberi pinjaman.

  1. Pelajari ketentuan-ketentuan meminjam uang di lembaga tersebut

Sebelum meminjam uang di salah satu jasa keuangan yang memberikan pinjaman, Anda disarankan untuk mengenal sistem pinjaman yang ditawarkan perusahaan tersebut.  Ini bukan berarti Anda hanya perlu mengenal syarat-syarat pengajuan pinjaman saja, Anda perlu mengetahui juga mengenai suku bunga, tenor yang ditawarkan, serta biaya-biaya yang dikenakan pada saat menggunakan jasa keuangan tersebut.

Dengan mengetahui detail sistem yang diberlakukan di jasa keuangan tersebut, Anda bisa menilai kesanggupan diri Anda untuk menjadi debitur pada jasa keuangan tersebut. Jika merasa Anda suku bunga, tenor, dan biaya lainnya tidak pas, maka sebaiknya Anda memilih jasa keuangan lain.

  1. Perkuat alasan mengapa pihak kreditur sebaiknya memberikan pinjaman

Apabila Anda membutuhkan pinjaman modal usaha dan Anda ingin agar pengajuan pinjaman Anda disetujui, pastikan usaha Anda memiliki prospek yang bagus. Untuk itu, Anda bisa menyediakan proposal dan catatan keuangan yang membantu pihak kreditur mengenali usaha Anda.

  1. Pastikan kartu identitas yang Anda gunakan masih valid

Agar pinjaman uang pribadi Anda bisa disetujui oleh pihak kreditur, pastikan Anda menggunakan kartu identitas yang masih valid.

  1. Pastikan usia Anda mencukupi

Hampir semua jasa keuangan mewajibkan peminjam (debitur) untuk berusia lebih dari 21 tahun. Meski demikian, ada juga jasa keuangan yang memperbolehkan seseorang yang berusia 18 tahun untuk meminjam dana dari perusahaan mereka.

Pada umumnya, jasa keuangan memperbolehkan peminjam untuk mengajukan pinjaman modal usaha selama mereka berusia 21 hingga 60 tahun. Jika usia Anda melebihi atau kurang dari usia yang ditetapkan, maka kemungkinan besar pengajuan pinjaman Anda akan ditolak.

  1. Pastikan Anda memenuhi syarat batas penghasilan minimal yang ditetapkan oleh lembaga pemberi pinjaman

Pada umumnya, jasa keuangan akan menggunakan acuan UMR daerah tempat Anda tinggal (dengan sedikit penyesuaian) untuk menentukan batas penghasilan minimal calon debitur.  Apabila pendapatan rutin bulanan Anda masih di bawah nilai yang ditetapkan, kemungkinan besar pengajuan pinjaman Anda akan ditolak.

  1. Pastikan Anda memiliki NPWP apabila akan memulai suatu usaha

Sudah menjadi hal umum bahwa banyak jasa keuangan akan meminta Anda untuk mencantumkan NPWP sebagai syarat pengajuan pinjaman uang pribadi. Meski tidak semua jasa keuangan mempersyaratkan NPWP untuk mengajukan pinjaman, beberapa lembaga mewajibkan hal ini sebagai syarat utama.

  1. Jika pinjaman yang Anda ambil menggunakan jaminan, pastikan Anda menyediakan jaminan milik pribadi

Memang benar bahwa tidak semua pinjaman membutuhkan jaminan. Nah, apabila Anda mengambil pinjaman modal usaha dengan jaminan pada suatu lembaga (misalnya bank), pastikan untuk menyediakan jaminan yang Anda miliki sendiri. Tak hanya itu, Anda perlu juga memastikan bahwa jaminan yang Anda tawarkan memiliki nilai taksir mendekati kebutuhan pinjaman yang Anda inginkan. Penuhi juga kewajiban Anda untuk membayar biaya appraisal, yaitu serangkaian proses yang dilakukan untuk mengetahui taksiran harga barang yang Anda jaminkan.

Itulah 7 tips agar pengajuan pinjaman uang pribadi Anda disetujui oleh jasa keuangan pilihan Anda. Dengan melakukan hal-hal di atas, kemungkinan besar pengajuan pinjaman Anda akan disetujui. Jadi, Anda tak perlu lagi bingung mencari dana untuk modal usaha atau untuk memenuhi kebutuhan darurat!

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.