5 Syarat Wajib Pinjaman Online Dapat Disetujui oleh Kreditur

5 Syarat Wajib Pinjaman Online Dapat Disetujui oleh Kreditur

22/11/2021

Aplikasi pinjam online OJK adalah salah satu alternatif saat Anda memerlukan dana mendesak dalam waktu singkat. Dibandingkan layanan penyedia kredit konvensional, pinjaman online memang bisa mencairkan dana pinjaman lebih cepat.

Selain itu, syarat pinjaman online juga mudah dan tidak memerlukan jaminan. Dengan segala kemudahan ini, wajar jika banyak masyarakat yang menjadikan kredit online sebagai solusi dana darurat.

Sayangnya, masih banyak pula calon kreditur yang ternyata ditolak saat mengajukan pinjaman. Nah, kalau Anda juga akan mengajukan permohonan kredit online, pastikan memenuhi persyaratan berikut agar tak ditolak.

WNI Cukup Umur

Syarat utama untuk melakukan pinjaman adalah warga negara Indonesia dengan usia minimal umumnya 21 tahun dan maksimal 55 hingga 60 tahun sesuai kebijakan masing-masing platform. Itu artinya, memiliki KTP saja tidak cukup, mengingat masyarakat Indonesia dengan usia 17 tahun sudah dapat memiliki identitas resmi kependudukan tersebut.

Pembatasan usia ini bukannya tanpa alasan. Usia 21 tahun merupakan usia seseorang dianggap telah dewasa dan dapat bertanggung jawab atas tindakannya secara hukum. Sementara itu, batas usia 55 sampai 60 tahun merupakan batas usia mayoritas masyarakat Indonesia telah memasuki usia nonproduktif (pensiun).

Memiliki Penghasilan

Setiap pinjaman haruslah dikembalikan. Dalam hal peminjaman dana, maka yang harus dikembalikan juga berupa dana dengan jumlah sesuai kesepakatan dua belah pihak. Jika tak memiliki pendapatan, bagaimana mungkin Anda bisa melunasi pinjaman baik melalui skema cicilan (installment) maupun pembayaran langsung saat jatuh tempo (bullet)?

Anda tidak harus menjadi pegawai tetap untuk bisa mengajukan pinjam uang online di aplikasi fintech resmi OJK. Seorang freelancer maupun karyawan kontrak juga dapat melakukan permohonan kredit online.

Persyaratan khusus untuk jenis-jenis pekerjaan ini juga berbeda-beda tiap aplikasi. Seperti contoh, jika seorang pegawai kontrak, maka Anda harus telah bekerja minimal selama dua tahun atau jangka waktu tertentu lainnya. Selain itu, beberapa aplikasi pinjaman online juga akan meminta slip gaji sebagai dokumen pendukung.

Mengisi Dokumen dan Data Asli Secara Lengkapi

Dokumen utama yang akan diminta adalah KTP. Anda juga biasanya akan diminta untuk melakukan selfie dengan KTP sebagai syarat KYC sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, beberapa dokumen lainnya yang mungkin akan diminta adalah NPWP dan slip gaji.

Usai mengunggah seluruh dokumen tersebut, pastikan Anda sudah mengisi data lainnya dengan benar seperti alamat email dan nomor telepon aktif. Pihak aplikasi biasanya akan melakukan verifikasi melalui dua data tersebut. Jika Anda salah mengisi dan tak dapat merespons verifikasi tersebut, maka jangan heran jika tak bisa mengajukan pinjaman.

Mempunyai Rekening Bank

Sampai saat ini, pencairan dana masih hanya bisa dicairkan melalui rekening bank. Maka dari itu, Anda tidak bisa hanya mengandalkan e-wallet atau serupa lainnya sebagai rekening tujuan penerima dana.

Berita baiknya, Anda bebas menggunakan rekening bank apa saja untuk menerima dana pinjaman. Jika belum mempunyai rekening bank, pilih saja produk tabungan perbankan yang aman dan menawarkan biaya administrasi rendah. Jangan lupa, pastikan Anda mengisi data nomor rekening dengan benar agar dana transfer tak salah tujuan, ya.

Pengajuan Sesuai Kemampuan Bayar

Pihak aplikasi pinjaman online OJK akan memperhitungkan proporsi kemampuan bayar Anda dengan produk pinjaman yang Anda ajukan (meliputi limit, bunga, dan tenor). Jika Anda mengajukan limit yang dinilai berpotensi besar mengalami gagal kredit, maka pengajuan akan ditolak.

Maka dari itu, pastikan Anda memilih produk kredit yang sesuai kebutuhan dan kemampuan. Gunakan produk yang menawarkan kemudahan bunga dan tenor serta limit yang memadai seperti FINMAS. Terlebih lagi dengan adanya asuransi untuk setiap peminjam dana, produk kredit FINMAS bisa jadi opsi paling ideal untuk keperluan Anda.

Selain lima hal di atas, syarat wajib lainnya agar pinjaman online OJK diterima adalah dengan memiliki riwayat kredit tidak macet. Karena itu, pastikan untuk selalu bijak dalam melakukan peminjaman dana, ya!

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.