5 Langkah Memulai Bisnis Rumahan Saat Pandemi

5 Langkah Memulai Bisnis Rumahan Saat Pandemi

20/10/2021

Bagaimana sih caranya memulai bisnis yang sukses? Ternyata banyak sekali wanita dan ibu rumah tangga yang punya pertanyaan yang sama, lho Sahabat Finmas. Baik karena faktor ekonomi atau pun memang bercita-cita ingin jadi business woman. Nah, kalau kamu ingin punya bisnis sendiri tapi bingung harus mulai dari mana, silakan baca 5 langkah yang perlu kamu lakukan berikut ini.

Temukan Ide Bisnis Kreatif

 

Gunakan kreativitasmu untuk menghasilkan uang. Maksudnya gimana? Begini, misalkan kamu punya resep bakso yang enak namun kamu ragu untuk jualan bakso karena sudah banyak tukang bakso di luar sana. Nah, kamu harus menemukan solusi kreatif untuk situasi tersebut.

Misalnya, kamu bisa menjual bakso mini dengan porsi kecil di harga Rp2.500. Harga yang sangat murah tentu membuat orang tidak perlu pikir panjang untuk mencobanya. Dan karena harganya ‘nanggung’ pelanggan kamu akan tergoda untuk pesan bakso dalam porsi genap: 2 porsi, 4 porsi, dan seterusnya. Porsi kecil ini juga bisa menarik minat anak-anak dan orang dewasa yang ingin mengganjal lapar. Jadi calon pelangganmu bukan hanya bakso lovers saja.

Kreativitas bisnis seperti ini berlaku juga untuk bidang lain ya. Kamu bisa menjual hijab couple ibu-anak misalnya, atau menjual sandal khusus nomor besar. Pokoknya, be creative ya Sahabat Finmas!

Konsultasikan dengan Keluarga

 

Setelah menemukan ide bisnismu, coba konsultasikan dengan keluarga. Bisa dengan suami, orang tua, maupun kakak dan adik kamu. Ceritakan dengan baik apa tujuan kamu berbisnis, apa ide kamu, dan siapa calon pelanggan kamu.

Izin dan dukungan dari orang-orang terdekat adalah hal penting yang bisa menjadi faktor keberhasilan bisnis kamu. Siapa tahu mereka bukan hanya memberi restu, tapi juga memberi kamu saran positif atau bantuan tenaga serta modal.

Siapkan Modal yang Dibutuhkan

 

Ngomong-ngomong soal modal, setiap bisnis memerlukan modal. Bahkan jika kamu punya ide bisnis menjadi guru privat pun kamu pasti perlu modal untuk beli kuota internet, alat tulis, dan sebagainya.

Untuk memulai bisnis, coba perkirakan modal yang kamu butuhkan setidaknya untuk 3 bulan pertama. Mungkin kamu perlu beli bahan baku, alat, bayar listrik dan sebagainya. Lakukan perhitungan biaya yang perlu kamu keluarkan dalam satuan mingguan atau bulanan. Hal ini bisa membantu kamu mempersiapkan bisnis kamu agar dapat berjalan dalam jangka panjang.

Untuk cara mendapatkan modal, sebisa mungkin gunakan uang pribadi kamu. Jika terpaksa menggunakan sebagian uang dari tabungan keluarga, mohon konsultasikan dulu dengan suami atau keluarga kamu ya.

Nah, jika kamu enggan merepotkan keluarga, kamu bisa meminjam modal dari pihak lain. Namun sebisa mungkin, ajukan pinjaman modal ke pihak yang terpercaya, jelas, dan tidak ribet. Kamu bisa meminjam modal usaha kecil rumahan di Finmas. Selain sudah terdaftar di OJK, Finmas juga menawarkan opsi pinjaman dengan nominal dan jadwal pembayaran yang jelas. Prosesnya pun mudah, semua bisa dilakukan lewat aplikasi Finmas yang bisa kamu download melalui smartphone Android atau pun iPhone.

Buat Promosi Marketing

 

Jika modal sudah terkumpul, saatnya jalankan bisnismu. Agar pelanggan ramai terus, kamu perlu melakukan promosi, baik untuk memperkenalkan bisnis kamu ke calon pelanggan atau pun untuk membuat pelanggan setiamu datang lagi dan order lagi.

Pasang iklan di Instagram, endorse influencer, atau memberi promo gratis ongkir memang bisa menjadi promosi menarik, namun perlu biaya promosi pastinya. Jika kamu butuh media promosi yang gratis, silakan coba cara di bawah.

Buatlah akun Instagram atau Tiktok untuk bisnis kamu. Dengan begitu kamu bisa posting produk terbaru atau testimoni dari pelanggan-pelanggan kamu. Hal simple seperti ini efeknya bisa jadi luar biasa, lho! Sebab, jika seseorang berpikir “oh, sudah banyak kok yang coba” saat melihat postingan produk kamu, dia pasti lebih tertarik untuk mencoba.

Jangan lupa, selalu cantumkan akun sosmed bisnis kamu di kemasan produk kamu yang disertai ajakan untuk follow atau beri testimoni. Dan pastikan nomor kontak yang bisa dihubungi sudah tercantum di bio atau profil akun sosmed kamu, ya. Biar calon pelangganmu bisa langsung order.

Catat Aliran Keuangan Bisnismu

 

Ketika bisnismu sudah berjalan, pastikan kamu mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan. Hal ini untuk memudahkan kamu menilai prospek bisnis kamu. Misalnya, bisnis kamu ramai terus dan semua dagangan selalu habis setiap harinya. Tapi setelah kamu cek di pembukuan, ternyata besar pengeluaran dan pemasukan sama-sama Rp500.000 setiap harinya. Artinya bisnis kamu hanya bisa balik modal, tidak memberikan keuntungan apa-apa.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.