5 Cara Mendapatkan Modal Usaha untuk Bisnis

5 Cara Mendapatkan Modal Usaha untuk Bisnis

21/01/2022

Anda mau memulai usaha sendiri, tetapi terkendala karena tidak punya modal? Tenang, sekarang zamannya sudah berbeda. Ada banyak jenis usaha yang bisa dilakukan tanpa modal. Namun, jika Anda memilih usaha yang membutuhkan modal, ada beberapa cara mendapatkan modal usaha yang mudah dilakukan.

Sebelum itu, kita perlu memahami apa yang dimaksud dengan modal. Secara umum, modal adalah uang atau harta benda lainnya yang bisa dipakai untuk dasar melakukan usaha. Keberadaan uang ini adalah pokok untuk memulai usaha, dan ke depan diharapkan bisa menghasilkan sesuatu.

Nah berikut ini adalah lima cara yang bisa Anda coba dilakukan untuk memperoleh modal usaha secara mudah sehingga Anda bisa segara membuka bisnis sendiri.

1. Manfaatkan Tabungan

Cara mendapatkan modal untuk usaha yang pertama adalah dengan memanfaatkan tabungan. Ketika Anda mulai berpikir untuk membangun usaha sendiri, coba hitung kembali berapa jumlah tabungan Anda.

Pastikan uang yang akan dipakai untuk modal usaha adalah uang dingin, bukan uang simpanan yang sudah direncanakan untuk keperluan tertentu. Hal ini penting, mengingat proses membangun usaha bukan hal yang mudah. Kita bisa berhasil ataupun gagal.

2. Jual atau Gadaikan Barang Berharga

Jika uang tabungan belum mencukupi, atau bahkan Anda tidak memiliki tabungan sama sekali, coba cari-cari barang berharga yang Anda miliki. Pilih barang berharga yang jarang digunakan, atau mungkin tidak terlalu dibutuhkan lagi.

Ada beragam pilihan, seperti barang elektronik, kendaraan, perhiasan, atau yang lainnya. Jika sudah, Anda bisa memilih untuk menjual barang-barang tersebut atau sekadar menggadaikannya. Dari sini, Anda bisa mendapatkan modal untuk usaha.

3. Cari Donatur buat Modal Usaha

Mencari donatur atau bisa juga kita sebut sebagai investor merupakan salah satu cara mendapatkan modal yang sangat mungkin dilakukan. Oleh sebab itu, Anda perlu menyusun proposal rencana usaha yang benar-benar matang untuk kemudian dipresentasikan kepada para pemilik modal.

Di sini, jiwa kreativitas dan profesionalitas Anda sebagai calon pengusaha sangat dibutuhkan. Para investor tentu bukan orang yang mau memberi modal dengan sembarangan, maka lakukan persiapan sebaik dan sematang mungkin.

4. Lembaga Penyedia Modal

Memanfaatkan keberadaan lembaga penyedia modal usaha adalah cara mendapatkan modal yang bisa dilakukan selanjutnya. Jenis-jenis lembaga ini sangat beragam, mulai dari KUR atau Kredit Usaha Rakyat, Koperasi, institusi perbankan, dan sebagainya.

Jika Anda memilih opsi ini untuk memperoleh modal, tentunya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Di samping itu, jangan lupa untuk meninjau secara detail saat memilih lembaga penyedia modal. Hal ini demi menghindari lembaga-lembaga ilegal yang justru hanya akan merugikan kita. Oleh sebab itu pastikan Anda memiliki usaha dengan proyeksi keuntungan yang jelas.

5. Aplikasi Pinjaman Online Legal dan Terdaftar OJK

Di zaman yang serba digital ini, memperoleh modal bisnis bukanlah hal yang sulit dilakukan, apalagi jika dibandingkan dengan zaman dulu. Anda bisa memanfaatkan aplikasi pinjaman online yang bisa diunduh di ponsel secara gratis.

Mengingat ada begitu banyak aplikasi sejenis, Anda perlu memastikan bahwa aplikasi pinjaman online yang dipilih benar-benar legal dan terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Jangan lupa juga untuk mempelajari apa saja keunggulan yang ditawarkan dibanding aplikasi pinjaman lainnya.

Salah satu aplikasi pinjaman online tunai cepat cair yang bisa Anda pilih adalah Finmas. Aplikasi ini dikelola oleh perusahaan fintech P2P Lending atau perusahaan financial technology peer-to-peer yang telah memiliki izin dari OJK.

Di sini, tersedia berbagai produk pinjaman yang menawarkan berbagai keunggulan. Dengan persyaratan yang sangat mudah, proses yang cepat, juga bunga yang terjangkau, Finmas sangat cocok menjadi jawaban atas pertanyaan banyak orang tentang cara mendapat modal usaha secara mudah.

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.