5 Aplikasi Pinjaman Online Cepat Cair untuk Kamu

5 Aplikasi Pinjaman Online Cepat Cair untuk Kamu

14/11/2021

Butuh dana darurat dalam waktu singkat, tapi tak ada cadangan? Beruntungnya, kini ada banyak pilihan aplikasi pinjaman online OJK yang bisa memberi dan mencairkan kredit dalam waktu relatif lebih singkat dibandingkan instansi perbankan pada umumnya.

Namun, tidak semua aplikasi pinjaman online yang tersedia dapat mencairkan dana dalam hitungan hari. Beberapa di antaranya bahkan hanya dapat menyalurkan kredit untuk masyarakat yang berdomisili tertentu (kota-kota besar saja).

Kendati begitu, khususnya jika Anda berada di wilayah selain ibu kota dan sekitarnya, jangan khawatir. Berikut adalah lima rekomendasi aplikasi pinjaman online terbaik yang legal, dapat mencairkan dana dengan cepat, dan melayani dengan cakupan wilayah cukup luas.

Kredivo

Perusahaan penyedia aplikasi pinjaman online cepat cair ini merupakan produk ini merupakan fintech berstatus unicorn. Kredivo cukup banyak dipilih karena syarat dan prosedurnya yang cukup ringkas.

Proses pencairan dana Kredivo terbilang cukup singkat, bahkan dalam hitungan menit setelah pengajuan disetujui. Anda pun bisa mengajukan pinjaman dengan pilihan tenor mulai 1 hingga 12 bulan.

Adapun limit yang diberikan pada kreditur dibedakan antara akun reguler dan akun premium. Sampai saat ini, akun premium masih berlaku untuk kreditur di beberapa kota tertentu saja.

Rupiah  Cepat

Seperti namanya, aplikasi pinjaman online ini bisa mencairkan pinjaman yang disetujui dengan cepat. Kendati begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Untuk pinjaman pertama, Rupiah Cepat hanya memberi opsi pembayaran tanpa cicilan yang harus dilunasi dalam jangka pendek. Barulah pada pinjaman berikutnya, Anda bisa mendapat keleluasaan memilih cicilan.

Selain itu, plafon yang diberikan pada pinjaman lebih tinggi. Anda dapat melunasinya dengan cara mencicil hingga 90 hari berikutnya.

JULO

JULO menawarkan pinjaman online cepat cair untuk masyarakat Indonesia dengan penghasilan minim Rp2,5 juta. Produk yang ditawarkan pun menarik dan sangat kompetitif.

Layanan ini menawarkan dana pinjaman mulai Rp500 ribu hingga belasan juta rupiah yang bisa Anda manfaatkan. Tak cuma itu, JULO juga menawarkan cashback sampai 3% per bulannya.

Pilihan durasi yang diberikan untuk pelunasan kredit di JULO cukup beragam yang bisa Anda pilih sesuai kemampuan. Adapun tenor yang diberikan JULO adalah 2 hingga 9 bulan.

Maucash

Penyedia layanan pinjam uang online ini  menyediakan kredit tunai serta fasilitas PayLater. PayLater Maucash bisa Anda gunakan langsung untuk transaksi digital melalui aplikasi AstraPay.

Besarnya limit pinjaman maupun Paylater Maucash berbeda. Tenor yang diberikan pun bervariasi dan bisa Anda sesuaikan dengan kondisi. Pelunasannya sendiri bisa dilakukan dengan sistem cicilan.

Selain itu, Maucash juga menawarkan cukup banyak promo menarik lainnya seperti cashback. Nominal cashback yang ditawarkan sangat banyak, bahkan hingga Rp1 juta. Tentunya, tiap promo ini berlaku dengan syarat dan ketentuan masing-masing.

FINMAS

Satu lagi aplikasi pinjaman online terbaik legal yang menawarkan pencairan cepat adalah FINMAS. FINMAS sendiri merupakan P2P lending besutan Sinar Mas yang menawarkan kredit aman dan cepat khususnya pada kelompok menengah dan UMKM.

Anda bisa mengajukan kredit pinjaman dengan plafon hingga Rp5 juta di FINMAS. Metode pengembaliannya pun cukup fleksibel, yakni bullet (pelunasan sekaligus saat jatuh tempo) dan installment (pelunasan dengan cicilan setiap tanggal jatuh tempo).

FINMAS juga menyediakan Finmas Care, yakni asuransi kesehatan untuk perlindungan bagi penerima pinjaman. Besarnya perlindungan tersebut adalah sebesar limit pinjaman yang disetujui dengan maksimal Rp10 juta.

Nah, itulah beberapa aplikasi pinjaman online OJK yang menawarkan kredit dengan pencairan cepat. Semoga membantu!

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.