4 Contoh Memanfaatkan Pinjaman untuk Produktivitas

4 Contoh Memanfaatkan Pinjaman untuk Produktivitas

16/11/2021

Fasilitas pinjam uang online yang mudah dan cepat menjadi salah satu cara membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, harapannya, keperluan masyarakat dapat terpenuhi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan.

Oleh sebab itu, pengajuan kredit sebaiknya dilakukan di aplikasi kredit online resmi OJK agar tetap aman dan nyaman. Selain itu, dana kredit yang diperoleh sebaiknya digunakan untuk memenuhi keperluan mendesak atau meningkatkan produktivitas.

Lantas, apa saja contoh memanfaatkan pinjaman dana untuk produktivitas?

Membeli Fasilitas Penunjang

Anda ingin melakukan sesuatu, tetapi terhambat karena tidak memiliki fasilitas yang diperlukan? Jika fasilitas tersebut benar-benar dapat menunjang produktivitas Anda, akan tetapi keterbatasan dana membuat Anda tak bisa memilikinya, maka tak ada salahnya mengajukan kredit ke aplikasi pinjaman online OJK.

Seperti contoh, Anda bisa mengajukan pinjaman dana untuk membeli kursi dan meja yang ergonomis untuk menunjang saat bekerja dari rumah. Sepintas, hal ini memang terlihat sepele.

Namun, kursi dan meja yang ergonomis justru akan jauh meningkatkan produktivitas dan menjaga kesehatan Anda. Maka dari itu, harganya memang relatif lebih tinggi dibandingkan meja dan kursi standar atau yang hanya mengandalkan estetika. Untuk membelinya, Anda bisa mengajukan pinjaman tunai atau memanfaatkan PayLater yang tersedia.

Mengikuti Kursus atau Pendidikan

Salah satu investasi terbaik adalah ilmu dan keterampilan. Terlebih lagi, dalam era persaingan kerja yang semakin ketat saat ini, dua hal tersebut menjadi modal utama dan kuat yang harus dimiliki.

Selain melalui pendidikan formal, Anda juga bisa memperoleh wawasan dan skill tertentu melalui kursus, baik online maupun offline. Jika ingin lebih intensif, Anda bahkan bisa mengambil program seperti bootcamp yang umumnya berlangsung dalam rentang waktu lebih lama.

Biaya untuk pelatihan ini pun beragam, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Anda bisa memilih skill apa yang ingin diasah dan melihat prospek karir yang terbuka untuk keterampilan tersebut. Untuk pendanaannya, Anda bisa mengajukan pinjaman dana di aplikasi kredit online.

Memulai Usaha

Sebagian besar usaha memang memerlukan banyak jenis modal, termasuk dana. Berita baiknya, kini ada sangat banyak aplikasi pinjaman online resmi yang mendukung pemberian pinjaman modal usaha.

FINMAS misalnya, merupakan aplikasi pinjaman online resmi OJK dengan konsep P2P lending. Layanan kredit online ini khususnya berfokus untuk pembiayaan kepada masyarakat kelas menengah dan UMKM. Hingga kini, FINMAS bahkan telah menyalurkan dana modal usaha dan kredit lainnya hingga lebih dari Rp850 miliar.

Untuk pinjaman awal, Anda bisa mendapat plafon hingga 5 juta rupiah. Tenor yang diberikan pun cukup fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi finansial Anda. Selain itu, FINMAS bahkan juga memberi layanan asuransi kepada peminjam dana .

Memenuhi Kebutuhan Esensial Sehari-Hari

Di samping kebutuhan spesifik, memenuhi kebutuhan esensial sehari-hari juga termasuk untuk pemenuhan produktivitas. Keperluan untuk membayar cicilan rumah, kendaraan, listrik, hingga biaya sekolah anak merupakan hal mendasar yang tak boleh terlewatkan.

Dalam kondisi mendesak, Anda bisa mengajukan dana talangan pribadi tanpa jaminan melalui kredit online. Pilih limit sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan bunga dan tenor yang diberikan.

Tentunya, Anda juga perlu benar-benar bijak untuk memanfaatkan dana tersebut. Pisahkan antara kebutuhan dan keinginan untuk menghindari risiko gagal bayar. Pasalnya, jika Anda mengalami kesulitan pelunasan, secara otomatis riwayat kredit tersebut akan tercatat di SLIK OJK dan menyulitkan Anda jika di masa mendatang perlu melakukan kredit di berbagai lembaga penyedia lainnya.

Demikianlah beberapa contoh memanfaatkan dana pinjaman untuk memenuhi produktivitas. Jangan lupa, pastikan Anda hanya memilih aplikasi pinjaman online OJK agar mendapat perlindungan konsumen secara utuh, ya!

PERHATIAN

Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan FINMAS ini.

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “FINMAS”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

·       Setiap transaksi dan kegiatan pendanaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pendanaan antara atau yang melibatkan FINMAS, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh FINMAS sehingga FINMAS wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.