10 Istilah Yang Harus Kamu Ketahui Ketika Ingin Melakukan Pinjaman

10 Istilah Yang Harus Kamu Ketahui Ketika Ingin Melakukan Pinjaman

05/03/2019
EDITOR : rainer.emanuel

Dalam setiap proses pinjaman yang ditujukan untuk kebutuhan pelajar, pribadi dan bisnis pasti memiliki penyelesaian hutang yang tingkat kesulitannya beraneka ragam. Berjuang untuk membayar tagihan serta mengelola hutang sangat memakan waktu dan juga pikiran, oleh karena itu sebelum mengajukan pinjaman alangkah baiknya terlebih dahulu Anda memahami istilah-istilah umum mengenai keuangan. Berikut penjelasannya :

  1. Penghasilan keluarga
    Jumlah upah keluarga Anda, termasuk gaji, bunga, dividen, dan lain-lain lalu dikurangi potongan tertentu dari penghasilan, seperti pengembalian pajak.
  2. Riwayat Kredit Yang Buruk
    Catatan yang menunjukkan hasil negatif dalam laporan kredit/hutang seperti kebangkrutan, akun yang curang dan penyitaan.
  3. Bunga Yang Harus Dibayar
    Bunga yang terus berjalan dengan sendirinya sampai hutang dapat dilunasi. Bunga tersebut ditentukan oleh saldo yang belum dibayar dari pinjaman awal.
  4. Kreditor
    Orang atau organisasi yang meminjamkan uang kepada konsumen atau bisnis.
  5. Penyelesaian Hutang
    Proses negosiasi dengan satu atau lebih kreditor untuk mengurangi saldo hutang. Ini juga biasa dikenal sebagai resolusi hutang.
  6. Tidak Melunasi Hutang
    Status pinjaman yang tidak dilunasi sesuai dengan persyaratan nota perjanjian.
  7. Melewati Tenggat Waktu
    Status pinjaman saat peminjam melewatkan periode pembayaran dari waktu yang ditentukan dalam perjanjian pinjaman.
  8. Pinjaman Pribadi
    Suatu jenis pinjaman tanpa jaminan, yang artinya tidak ada hubungan dengan property dari si peminjam. Biasanya untuk penggunaan pribadi dan didasarkan pada kelayakan hutang lain dan faktor lainnya
  9. Pengajuan Pembiayaan Kembali
    Menambah pinjaman baru yang memiliki tingkatan bunga yang berbeda dan Ini dilakukan oleh individu yang sama.
  10. Pokok Pinjaman
    Jumlah yang dipinjamkan, tidak termasuk dengan bunga.

 

PERHATIAN

 

 

·       Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Dana dengan Penerima Dana, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

 

 

 

·       Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Dana. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

 

 

 

·       Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Penggunaan Informasi Personal tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

 

 

 

·       Pemberi Dana yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pendanaan, disarankan untuk tidak menggunakan Layanan FINMAS ini.

 

 

 

·       Penerima Dana harus mempertimbangkan tingkat bunga Dana dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi Dana.

 

 

 

·       Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. 

 

 

 

·       Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Dana atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Dana maupun Penerima Dana (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara (dalam hal ini adalah “Perusahaan”) dengan Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana.

 

 

 

·       Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Perusahaan, Pemberi Dana dan/atau Penerima Dana wajib dilakukan melalui rekening penampungan (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /POJK.05/2022tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Perusahaan sehingga Perusahaan wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

 

·       Dengan menggunakan Layanan Finmas, maka Suku Bunga, Tanggal Jatuh Tempo, Denda Keterlambatan, dan Biaya-Biaya Lainnya akan mengacu pada Perjanjian Pendanaan antara Pemberi Dana dan Penerima Dana yang merupakan perjanjian yang mengikat Para Pihak.